Kebiasaan Menyilangkan Kaki saat Duduk Menyimpan Bahaya Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:12:31 WIB
Ilustrasi Duduk Menyilangkan Kaki.

JAKARTA - Duduk sembari menyilangkan kaki kerap dipandang sebagai posisi yang santai namun tetap elegan. Kendati demikian, gaya duduk tersebut rupanya menyimpan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Sebagian masyarakat gemar duduk dengan menumpangkan salah satu kaki ke kaki lainnya. Hal ini membuat hanya satu telapak kaki yang menyentuh lantai secara penuh.

Secara sepintas, posisi duduk seperti ini nampak tidak berbahaya. Meski begitu, ahli fisioterapi Valerie Rogers mengingatkan bahwa posisi menyilang kaki kurang mampu menopang tubuh dengan baik.

Apabila dilakukan secara terus-menerus dalam rentang waktu lama, "pada akhirnya membuat otot-otot posturalmu tidak sekuat sebelumnya". Kondisi tersebut berpotensi memicu ketidakseimbangan pada otot.

Selain itu, terapis fisik Ethan Triplett menambahkan bahaya lain yang perlu diwaspadai, yakni munculnya ketidakseimbangan pada area panggul.

"Ketika Anda menyilangkan kaki, tubuh secara alami akan sedikit membungkuk dari punggung hingga leher," ungkap Triplett.

"Dengan meletakkan satu kaki di atas, kamu jelas dapat melihat bagaimana hal itu akan mendorong satu sisi panggul ke atas dibandingkan dengan sisi lainnya, sehingga akan memberikan sedikit tekanan yang berbeda pada otot bokong."

Oleh sebab itu, wajar jika timbul rasa tidak nyaman pada otot, sehingga Triplett menganjurkan agar posisi duduk senantiasa diubah secara berkala.

Para pakar kesehatan juga menyarankan untuk berpindah posisi duduk setiap 30 menit sekali. Berada pada satu posisi duduk terlalu lama dapat membuat tubuh beradaptasi hingga membentuk postur baru yang kurang ideal.

Postur Duduk yang Baik

Menerapkan postur duduk yang benar dapat memberikan beragam manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi pengurangan tekanan pada tubuh, meminimalkan keausan sendi, otot, serta ligamen, menekan risiko ketegangan otot, hingga menjaga kesehatan tulang belakang.

Berdasarkan publikasi dalam Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy, postur tubuh yang tepat bisa bervariasi pada tiap individu.

Posisi duduk paling ideal sangat bergantung pada tinggi badan seseorang, jenis kursi yang digunakan, serta bentuk aktivitas yang dilakukan saat duduk.

Kendati demikian, terdapat beberapa pedoman dasar yang dapat diterapkan untuk melatih postur duduk yang menyehatkan:

Memastikan telapak kaki menapak rata di lantai atau di atas sandaran kaki.

Menghindari kebiasaan menyilangkan lutut maupun pergelangan kaki.

Menjaga sedikit jarak antara area belakang lutut dengan tepi kursi.

Mengatur posisi lutut agar sejajar atau sedikit lebih rendah dari pinggul.

Memosisikan pergelangan kaki berada di depan lutut.

Menjaga area bahu tetap rileks.

Memosisikan lengan bawah dan lutut sejajar dengan lantai jika memungkinkan.

Menempatkan siku pada sandaran tangan kursi hingga membentuk sudut L.

Duduk dalam posisi tegap tanpa menimbulkan ketegangan pada leher.

Menyandarkan punggung ke kursi atau memanfaatkan bantalan penyangga punggung.

Rutin mengubah posisi duduk serta diselingi dengan aktivitas berdiri atau berjalan sejenak.

Terkini