Samsung Rilis Kacamata Pintar Canggih Berbasis AI Gemini dan Snapdragon

Jumat, 24 Juli 2026 | 23:41:01 WIB
Kacamata Pintar Samsung AI Gemini.

JAKARTA - Perusahaan teknologi Samsung resmi merambah industri perangkat kacamata pintar dengan memperkenalkan produk teranyarnya. Kacamata pintar ini disokong oleh platform Android XR milik Google serta kecerdasan buatan (AI) Gemini dalam gelaran Galaxy Unpacked di London, Inggris.

Berdasarkan laporan Gizmochina, Samsung menjalin kemitraan dengan produsen kacamata Gentle Monster dan Warby Parker. Kolaborasi ini bertujuan merancang bingkai kacamata pintar agar tetap tampak modis dan tidak berukuran besar seperti perangkat Augmented Reality (AR) pada umumnya.

Pada sektor dapur pacu, kacamata pintar racikan Samsung ini ditenagai oleh chipset Snapdragon AR1 Gen1 besutan Qualcomm.

Pihak Samsung mengklaim bahwa perangkat kacamata cerdasnya mampu beroperasi hingga rentang waktu sembilan jam dalam satu kali pengisian daya baterai.

Di samping itu, perangkat ini turut dilengkapi dengan casing pengisi daya khusus yang sanggup melakukan pengisian daya hingga penuh sebanyak tujuh kali putaran.

Sektor kamera yang terintegrasi pada kacamata pintar Samsung berfungsi menyuplai konteks visual bagi sistem AI di dalamnya. Dukungan kamera ini memungkinkan sistem untuk memindai serta mengenali kondisi lingkungan sekitar pengguna secara akurat.

Samsung menyediakan dua opsi gaya desain untuk kacamata pintarnya.

Model Gentle Monster tampil dengan bingkai hitam ramping yang mengusung garis atas lurus, sementara model Warby Parker mengusung bingkai warna cokelat dengan bagian atas yang dibuat sedikit melengkung.

Kedua varian kacamata pintar tersebut dirancang secara khusus dengan bobot yang ringan agar tetap terasa nyaman saat dipakai dalam jangka waktu lama.

Dalam operasional harian, kacamata pintar Samsung ini mengandalkan Gemini AI untuk memproses berbagai perintah, baik melalui instruksi suara, sentuhan, maupun gerakan gestur.

Melalui integrasi kamera dan AI, perangkat ini sanggup memindai tulisan di papan tulis lalu mengubahnya menjadi catatan digital, menjalankan fungsi penerjemah bahasa secara langsung, hingga membantu petunjuk navigasi jalan.

Pengguna juga dapat membagikan sudut pandang penglihatan mereka secara langsung tatkala melangsungkan panggilan video.

Teknologi AI di dalam perangkat ini mampu merangkum isi pesan masuk sekaligus membacakannya kepada pengguna. Meski demikian, pihak Samsung sejauh ini belum membeberkan patokan harga serta jadwal peluncuran resminya ke pasaran.

Terkini