Tips Memasak: Mengupas Telur Rebus Lebih Mudah Pakai Cuka, Benarkah?

Senin, 27 Juli 2026 | 02:33:31 WIB
Benarkah Cuka Bikin Kulit Telur Rebus Jadi Lebih Mudah Dikupas? [FOTO: NET].

JAKARTA - Salah satu trik seputar cara mengupas kulit telur rebus yang paling sering direkomendasikan banyak orang adalah dengan cara menambahkan sedikit cairan cuka ke dalam air rebusan. 

Langkah ini diyakini oleh sebagian orang mampu membuat cangkang telur menjadi lebih gampang untuk dilepaskan tanpa merusak bagian permukaan putih telur.

Berdasarkan laporan yang disiarkan oleh laman Southern Living pada hari Minggu (26/7/2026), cuka diketahui mengandung unsur senyawa asam asetat yang terbukti dapat memicu reaksi kimiawi terhadap kalsium karbonat, yakni komponen bahan dasar utama yang menyusun struktur keras cangkang telur.

Oleh karena alasan tersebut, banyak orang lantas beranggapan bahwa penambahan cuka berkhasiat melunakkan cangkang telur sehingga nantinya telur menjadi jauh lebih mudah dikupas begitu proses memasak selesai. 

Namun demikian, para ahli justru menjelaskan bahwa tingkat efektivitas pengaruh cuka terhadap kemudahan mengupas cangkang telur sebenarnya tergolong sangat terbatas.

Cuka pada kenyataannya tidak serta-merta membuat kulit cangkang telur terkelupas secara langsung dengan mudah. Kegunaan yang jauh lebih nyata justru akan terlihat apabila cangkang telur mengalami keretakan sewaktu sedang direbus. 

Di dalam situasi kondisi tersebut, kandungan cuka berfungsi membantu struktur protein yang ada pada putih telur agar lebih cepat mengalami proses penggumpalan, sehingga bagian isi telur tidak banyak yang merembes keluar melalui celah retakan.

Sebagai hasilnya, bentuk fisik telur tetap terjaga dalam kondisi utuh meskipun bagian cangkangnya sempat pecah selama tahapan proses perebusan berlangsung.

Hingga saat ini, masih belum ditemukan adanya catatan bukti ilmiah yang valid yang menunjukkan bahwa kebiasaan menuangkan cuka ke dalam air rebusan secara konsisten dapat membuat kulit cangkang telur menjadi lebih mudah untuk dikupas. 

Tingkat kemudahan dalam mengupas kulit telur ini nyatanya jauh lebih dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung lainnya, seperti faktor usia telur itu sendiri, teknik cara merebus yang diterapkan, serta tahapan proses pendinginan yang dilakukan sesudah telur matang.

Hal tersebut berarti bahwa menambahkan cuka sah-sah saja untuk Anda lakukan, tetapi janganlah berharap hasil akhirnya bakal selalu membuat kulit cangkang telur langsung terlepas dengan sangat mudah.

Adakah cara yang lebih efektif mengupas kulit telur?

Para ahli kuliner menyebutkan bahwa ada beberapa langkah penanganan alternatif yang terbukti jauh lebih berpengaruh besar apabila dikomparasikan dengan sekadar penggunaan cuka.

1. Gunakan telur yang sudah disimpan beberapa hari

Telur yang kondisinya masih terlalu baru atau segar umumnya cenderung jauh lebih sulit untuk dikupas sebab lapisan membran tipis yang berada di bawah cangkang masih merekat sangat kuat pada bagian putih telur. Sebaliknya, telur yang telah disimpan dalam kurun waktu sekitar satu minggu biasanya akan jauh lebih gampang dikupas usai direbus.

2. Segera rendam dalam air es

Begitu proses perebusan telur selesai dan mencapai tingkat kematangan, segera pindahkan telur ke dalam sebuah wadah yang telah diisi dengan air es selama kurun waktu lima hingga 10 menit. Langkah ini bertujuan untuk menghentikan proses pemanasan di dalam telur sekaligus membantu agar membran di bawah cangkang bisa terlepas dari putih telur sehingga aktivitas mengupas menjadi jauh lebih lancar.

3. Kupas di bawah air mengalir

Aliran air kran yang mengalir dapat membantu menyusup masuk ke bagian sela-sela kecil di antara cangkang dan putih telur, sehingga bagian kulit cangkang menjadi lebih gampang dilepaskan tanpa sampai merusak mulusnya permukaan tekstur telur.

4. Rebus dengan air yang cukup

Pastikan seluruh bagian permukaan telur terendam secara menyeluruh di dalam air agar sebaran panas dapat merata dengan sempurna dan tingkat kematangan telur menjadi jauh lebih konsisten.

Terkini