JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memberikan apresiasi atas transformasi yang berlangsung di Pulau Nusakambangan, yang membuktikan kawasan yang semula terkesan menyeramkan kini mampu memberikan nilai tambah untuk masyarakat sekaligus menyokong pembangunan nasional.
"Saya baru kali ini ke Nusakambangan, yang katanya dulu mengerikan rupanya tidak, selama ini Nusakambangan dikenal sebagai simbol penegakan hukum dan kawasan pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan tertinggi," ucap Dudung di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa.
Ia memberikan penekanan bahwa reputasi sebuah bangsa yang besar tidak hanya diukur lewat kehebatannya dijatuhi hukuman, melainkan juga dari kecakapannya dalam menumbuhkan harapan serta memulihkan kehidupan manusia.
"Hari ini kami melihat bahwa semangat itu terus diwujudkan melalui berbagai program yang produktif, lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini menghasilkan padi, jagung, peternakan perikanan hingga berbagai produk hasil pembinaan warga binaan," kata Dudung.
Perubahan positif tersebut, sambung Dudung, sangat patut diberi apresiasi karena sejalan dengan salah satu fokus program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni merealisasikan ketahanan pangan nasional.
"Inisiatif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui optimalisasi kawasan Nusakambangan memperlihatkan bahwa setiap institusi negara memiliki ruang untuk berkontribusi dalam mendukung Astacita Presiden," ucapnya.
Dudung memaparkan bahwa agenda kunjungannya ke Nusakambangan pada Selasa ini merupakan bentuk tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Kantor Staf Presiden (KSP) dan Kemenimipas beberapa waktu lalu.
"Dalam forum tersebut, kami melihat komitmen kuat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam melakukan konsolidasi kelembagaan, memperkuat tata kelola, meningkatkan integritas, memberdayakan warga binaan serta mengembangkan berbagai program produktif," ujarnya.
Oleh karena itu, menurut Dudung, peninjauan ini menjadi momentum tepat untuk menyaksikan langsung realisasi dari kebijakan tersebut di lapangan, sekaligus memastikan dampaknya benar-benar dapat dirasakan.
"KSP akan terus menjalankan fungsi pengawalan terhadap program-program prioritas Presiden. Apabila masih terdapat hambatan koordinasi, regulasi maupun dukungan lintas kementerian/lembaga, KSP siap memfasilitasi penyelesaiannya agar berbagai program strategis dapat berjalan lebih efektif," kata Dudung.