Prabowo Tegaskan Pamong Praja Penentu Keberhasilan Pembangunan

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:56:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pamong praja muda merupakan generasi penerus yang bakal memegang estafet kepemimpinan pemerintahan sekaligus menentukan keberhasilan pembangunan Indonesia di masa mendatang.

Amanat tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 di Lapangan Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

"Kami di sini bekerja dan mengabdi untuk membuka jalan bagi saudara-saudara sekalian. Saudara adalah anak-anak kami yang kami siapkan untuk menjaga Republik ini setelah kami sudah tidak ada," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan agar para pamong praja muda mempersiapkan diri menjadi pemimpin terbaik yang sanggup menggerakkan roda birokrasi pemerintahan serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan secara efektif.

Kepala Negara turut menggarisbawahi bahwa keberhasilan berbagai gagasan, rencana, hingga kebijakan pemerintah amat bergantung pada eksekusi yang optimal di lapangan.

Dalam arahannya, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara besar yang melimpah akan potensi dan kekayaan alam.

Lantaran besarnya potensi tersebut, Indonesia sejak dulu senantiasa menjadi sasaran berbagai kepentingan asing, sehingga persatuan nasional wajib terus dijaga erat.

"Divide et impera, pecah belah dan berkuasa. Itu adalah hukum mereka, itu adalah ilmu mereka. Divide et impera, pecah belah. Pecah belah antara suku, pecah belah antara agama. Pecah belah antara ras, pecah belah antara kelompok etnis, pecah belah antara golongan," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kemajuan suatu bangsa amat ditentukan oleh mutu tata kelola pemerintahan dalam negeri. Oleh sebab itu, birokrasi harus dijalankan secara profesional, disiplin, bersih dari praktik korupsi, serta konsisten mengutamakan kepentingan rakyat.

Ia pun meyakini bahwa cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara maju, mandiri, modern, dan sanggup menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat makin mendekati kenyataan.

Berbagai proyeksi global bahkan menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia dalam rentang beberapa dekade mendatang.

"Cita-cita besar itu sudah di ambang kenyataan. Semua pakar dunia meramalkan bahwa 25 tahun lagi Indonesia akan menjadi ekonomi keempat di dunia, di atas Prancis, Jerman, dan Inggris," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan cuma bisa diraih lewat kolaborasi antar-lembaga dan seluruh komponen bangsa. Presiden Prabowo pun meminta pamong praja muda menjadi sosok pemimpin yang rendah hati, mampu menjalin kerja sama, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai saling menghormati dan menguatkan.

Terkini