Bank Mandiri Capai Penyaluran KUR Rp21,41 Triliun Semester I 2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 00:41:31 WIB
Ilustrasi KUR.

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp21,41 triliun hingga semester I 2026.

Capaian tersebut setara dengan 52,21 persen dari total target penyaluran KUR tahun ini yang ditetapkan oleh perseroan sebesar Rp41 triliun.

Penyaluran KUR tersebut secara menyeluruh telah menjangkau lebih dari 162 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh penjuru Indonesia.

Bank Mandiri menyatakan bahwa realisasi ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memperluas akses pembiayaan produktif bagi sektor usaha kecil sekaligus menjaga kualitas kredit tetap sehat.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari menyampaikan bahwa penyaluran KUR menjadi bagian dari langkah nyata perseroan untuk memperkuat ekosistem ekonomi produktif melalui akses pembiayaan dan pendampingan UMKM.

"Kami ingin pelaku UMKM merasakan kemudahan, baik dari sisi akses pembiayaan maupun pendampingan agar usaha mereka naik kelas. Ini juga peran kami sebagai mitra usaha jangka panjang," ujar Saptari dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan sektor penyaluran, KUR Bank Mandiri hingga Juni 2026 didominasi sektor produksi dengan nilai Rp13,68 triliun atau 63,92 persen dari total penyaluran.

Adapun sektor non-produksi tercatat sebesar Rp7,72 triliun atau 36,08 persen, di mana sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan porsi 33,08 persen, disusul jasa produksi sebesar 21,75 persen.

Komposisi tersebut membuktikan fokus perseroan dalam menggenjot pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Selain capaian nilai penyaluran, Bank Mandiri turut mencatatkan pertumbuhan basis debitur baru yang menjanjikan.

Hingga akhir Juni 2026, realisasi KUR kepada debitur baru menembus 116 ribu debitur atau setara 52,51 persen dari target tahunan sebanyak 220 ribu debitur baru.

Di sisi lain, Bank Mandiri juga aktif mendukung program prioritas pemerintah melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) dari sisi permintaan.

Hingga Juni 2026, perseroan menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp839,99 miliar kepada 3.167 debitur untuk pemenuhan kebutuhan pembelian, pembangunan, maupun renovasi rumah.

Secara historis, sejak program KUR digulirkan pada 2008 hingga 30 Juni 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan dana KUR mencapai Rp324,65 triliun kepada 3,75 juta debitur di seluruh Indonesia.

Ke depannya, Bank Mandiri bakal memperkuat pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang menghubungkan UMKM dengan rantai nilai usaha, mulai dari pemasok, distributor, agregator, hingga pembeli akhir (offtaker).

Langkah strategis tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran pembiayaan sekaligus mengerek daya saing para pelaku UMKM.

"Kolaborasi yang semakin erat dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan ini akan mempercepat penguatan sektor produktif nasional. Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan pembiayaan yang sehat dan berdampak nyata bagi masyarakat," pungkas Saptari.

Terkini