Apa Itu Diet DASH Metode Terbukti Ampuh Menurunkan Tekanan Darah

Apa Itu Diet DASH Metode Terbukti Ampuh Menurunkan Tekanan Darah
Ilustrasi Diet DASH.

JAKARTA - Pengidap hipertensi sangat disarankan untuk memilah pola makan yang efektif menjaga tekanan darah tetap seimbang. Banyak pakar kesehatan menganjurkan penerapan diet DASH. Lantas, apa sebenarnya diet DASH tersebut?

Memelihara kestabilan tekanan darah menjadi hal mendasar yang wajib dilakukan, khususnya bagi mereka yang mengidap penyakit darah tinggi.

Kondisi tekanan darah tinggi berpotensi menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan serius, di antaranya gangguan ginjal hingga penyakit kardiovaskular. Demi menjaga tensi tetap aman, pembenahan pola makan menjadi langkah kunci yang mesti ditempuh.

Mengenal Konsep Diet DASH Masyarakat dengan gangguan hipertensi kerap kali diingatkan agar selalu membatasi asupan garam harian. Di luar batasan itu, para ahli medis sangat menyarankan untuk mengikuti aturan diet DASH.

Merujuk pada publikasi resmi Kementerian Kesehatan RI, istilah diet DASH merupakan akronim dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Pola makan ini teruji secara klinis mampu memangkas tingkat tekanan darah sekaligus menekan kolesterol.

Riset ilmiah membuktikan bahwa pola konsumsi yang kaya akan sayur, buah, serta olahan susu rendah lemak jenuh—diimbangi kalsium, kalium, dan magnesium—sanggup menurunkan tensi sistolik sekitar 6 sampai 11 mmHg serta diastolik 3 sampai 6 mmHg.

Melakoni metode diet DASH berarti meningkatkan porsi buah dan sayuran segar, lalu memadukannya bersama produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Terdapat dua variasi dalam penerapan diet DASH, yaitu:

Diet DASH standar, dengan batasan konsumsi sodium maksimal 2.300 mg per hari.

Diet DASH di bawah standar, dengan batasan konsumsi sodium maksimal 1.500 mg per hari.

Bagi Anda yang berminat mengaplikasikan pola diet DASH, berikut beberapa panduan yang dapat diikuti:

utamakan buah dan sayur kaya magnesium serta kalium seperti pisang sebagai camilan sehat di antara jam makan utama;

buah tidak perlu dikupas apabila kulitnya dapat dikonsumsi langsung karena kaya akan nutrisi;

tentukan produk olahan susu rendah atau bebas lemak dengan porsi 2 sampai 3 sajian tiap hari;

prioritaskan teknik memasak yang sehat seperti memanggang, mengukus, atau merebus makanan;

pilih jenis ikan tinggi omega-3 seperti salmon, tuna, maupun ikan kembung;

batasi penggunaan mentega, keju, susu murni, krim, telur, serta masakan berbasis minyak kelapa;

hindari asupan makanan dan minuman kemasan ber pemanis buatan, terutama yang berlabel "diet" atau "rendah gula".

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index