Sterilisasi Penuh Pelabuhan Ketapang & Gilimanuk Berlaku 5 Agustus

Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:40:09 WIB
ASDP Terapkan Sterilisasi di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk [FOTO: NET].

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan mulai 5 Agustus 2026 menerapkan penataan penuh sterilisasi enam pelabuhan penyeberangan termasuk Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) dan Pelabuhan Gilimanuk (Bali).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo memaparkan bahwa sterilisasi enam pelabuhan penyeberangan termasuk di lintasan Ketapang-Gilimanuk bukan sekadar pembenahan kawasan, melainkan pergeseran budaya operasional yang menempatkan keselamatan sebagai fondasi utama pelayanan penyeberangan.

"Mulai 5 Agustus 2026 kami sudah memasuki fase implementasi penuh sterilisasi pelabuhan utama, dan ini merupakan perubahan budaya operasional yang menempatkan aspek keselamatan, keamanan dan kedisiplinan sebagai prioritas," katanya dalam keterangan tertulis dikonfirmasi di Banyuwangi, Senin (4/8/2026).

Berbekal dukungan seluruh pemangku kepentingan terkait, Heru menguraikan rasa optimistis pelaksanaan sterilisasi pelabuhan utama ini sanggup mengukuhkan keandalan layanan penyeberangan dan sekaligus menyajikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Ia menyampaikan mendekati penerapan penuh sterilisasi, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan telah mematangkan bermacam aspek kesiapan. Langkah tersebut mencakup sosialisasi kepada seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan pelabuhan, pemancangan rambu dan media informasi, hingga pendataan berbasis pengenalan wajah.

"Termasuk optimalisasi sistem satu pintu, distribusi alat pelindung diri berupa rompi dan helm keselamatan bagi pengguna area operasional, penataan arus kendaraan hingga penguatan patroli gabungan serta sistem pengawasan," kata Heru.

Ia menambahkan dalam pelaksanaan sterilisasi pelabuhan ini juga diselaraskan dengan karakter operasional masing-masing, dan pada jalur Ketapang-Gilimanuk fokus diarahkan pada penajaman sosialisasi kepada perusahaan pelayaran, penguatan kepatuhan penggunaan APD serta patroli gabungan secara berkala.

Sementara Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale menambahkan keberhasilan eksekusi sterilisasi merupakan buah dari kolaborasi antara regulator, aparat keamanan, pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat.

"Dukungan yang kami terima selama masa sosialisasi hingga persiapan implementasi menunjukkan adanya kesamaan komitmen untuk menghadirkan pelabuhan yang lebih aman, tertib dan nyaman. Sterilisasi menjadi langkah bersama dalam membangun layanan penyeberangan yang semakin profesional dan berorientasi pada keselamatan," katanya.

Terkini