Melanjutkan Tren Penurunan, ICP Juli 2026 Turun ke US$81,68 per Barel

Senin, 10 Agustus 2026 | 20:49:02 WIB
Pekerja PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) masih terus melanjutkan tren pelemahan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menetapkan rerata ICP sebesar US$81,68 per barel untuk kurun Juli 2026.

Nominal harga minyak tersebut mencatatkan penurunan sebesar 2,12% atau US$1,77 per barel jika disandingkan dengan periode Juni 2026 yang bertengger di angka US$83,45 per barel.

Penetapan ICP Juli 2026 tertuang resmi dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 319.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juli 2026.

Sebelumnya, ICP sempat melambung ke US$102,26 per barel pada Maret 2026 akibat memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah yang mengganggu ketersediaan energi global serta melambungkan harga minyak mentah dunia. Kendati demikian, ICP secara konsisten merosot pada kurun beberapa bulan belakangan hingga merosot ke level US$83,45 per barel pada Juni 2026.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa terperosoknya harga ICP pada Juni 2026 tidak terlepas dari meredanya ketegangan konflik geopolitik di wilayah Timur Tengah.

"Angka ini mengalami penurunan signifikan sebesar US$22,50 per barel dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level US$106,56 per barel. Penurunan ini secara umum dipengaruhi oleh tensi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang cenderung mereda sepanjang bulan Juni," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman melalui keterangan resmi dikutip Selasa (21/7/2026).

Di sisi lain, mengutip CNBC Internasional, Senin (10/8/2026), harga minyak mentah dunia mulai menguat di tengah belum jelasnya arah negosiasi Amerika Serikat (AS) bersama Iran seputar pembukaan Selat Hormuz. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober menguat 0,53% menuju US$83,99 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pengiriman September menanjak 0,37% ke posisi US$78,47 per barel.

Terkini