ACES Optimalkan Strategi Omnichannel Mendorong Ekspansi Toko

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:49:02 WIB
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) meresmikan AZKO Experience Store Pertama [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) terus memperkuat strategi omnichannel sebagai salah satu pendorong pertumbuhan bisnis, dengan mengaitkan jaringan toko fisik serta kanal digital guna memperluas jangkauan pelanggan sekaligus memaksimalkan ekspansi gerai.

Head of Corporate Communications & Sustainability ACES Melinda Pudjo menyampaikan bahwa perseroan tak lagi memisahkan kanal digital dan toko fisik sebagai dua sarana terpisah. Emiten peritel pemegang merek Azko tersebut memandang keduanya sebagai satu kesatuan ekosistem demi memberikan fleksibilitas berbelanja bagi pelanggan.

“Omnichannel menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan penjualan perusahaan,” ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, peluang pengembangan omnichannel masih terbuka lebar beriringan dengan pergeseran preferensi konsumen yang mendambakan pengalaman berbelanja terintegrasi. ACES pun konsisten mengembangkan berbagai fitur seperti Scan & Shop, Scan & Go, hingga Buy Online Pick Up In Store (BOPIS).

Pemanfaatan data dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), turut menjadi tumpuan strategi dalam menyajikan rekomendasi produk yang presisi serta memperkuat personalisasi pengalaman pelanggan. ACES bahkan menyiapkan dua studio live streaming di Azko Living Plaza Bintaro dan Azko Living World Alam Sutera guna mempererat interaksi dengan konsumen melalui kanal digital.

“Omnichannel tidak hanya menjadi kanal transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang memperluas jangkauan dan mendukung pertumbuhan bisnis,” imbuhnya.

Penguatan omnichannel turut dimanfaatkan ACES untuk memetakan potensi pasar sebelum mendirikan gerai baru. Data transaksi serta basis keanggotaan menyajikan potret mengenai sebaran pelanggan, preferensi produk, hingga potensi permintaan di suatu daerah. Menurutnya, insight tersebut menjadi bahan pertimbangan perseroan dalam menetapkan lokasi ekspansi, di samping faktor lokasi, potensi pasar, serta prospek bisnis toko.

Langkah ini berjalan seiring dengan perluasan jaringan. Pada semester I/2026, ACES telah mengoperasikan 10 toko AZKO dan 10 toko NEKA, sehingga total gerai anyar yang dihadirkan mencapai 20 toko. Ekspansi AZKO turut membawa perseroan merambah lima area baru, yaitu Berau, Pasuruan, Pekalongan, Timika, dan Kuningan.

Hingga penghujung 2026, ACES menetapkan target pembukaan sekitar 25-30 toko AZKO, utamanya di kota tier 2 dan tier 3, serta 40-50 toko NEKA di berbagai wilayah Tanah Air.

Akselerasi omnichannel dan ekspansi jaringan berlangsung di tengah kinerja ACES yang terus bertumbuh positif. Pada semester I/2026, penjualan bersih perseroan menyentuh Rp4,5 triliun, naik 6,3% secara tahunan. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bahkan melesat 33,3% menjadi Rp390,3 miliar, sedangkan laba usaha tumbuh 32,3% menjadi Rp509,8 miliar.

Dari sisi same store sales growth (SSSG), ACES membukukan pertumbuhan nasional 2,2% pada semester I/2026. Jakarta mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 4,4%, disusul wilayah Jawa di luar Jakarta 3,0%, sementara area luar Jawa tumbuh terbatas 0,3%. Capaian tersebut masih berada dalam koridor target SSSG tahunan ACES di rentang 2% - 4%.

Guna menjaga laju pertumbuhan hingga akhir tahun, perseroan bakal memaksimalkan kategori produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen, memperkuat program promosi, serta memadukan kanal online dan offline.

Terkini