BI Catat Volume Transaksi Digital Tembus 5,5 Miliar pada Juli 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 | 02:13:31 WIB
Ilustrasi Pelanggan Membayar Menggunakan Qris atau Transaksi Digital

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital berhasil menembus 5,5 miliar transaksi pada Juli 2026, atau mengalami pertumbuhan sebesar 28,69 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Penjabat Sementara (Pjs.) Gubernur BI Destry Damayanti mengutarakan bahwa kenaikan transaksi digital didukung penuh oleh ketersediaan sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal, serta keandalan infrastruktur dengan struktur industri yang kian sehat.

“Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Juli 2026 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar dan andal serta infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat,” ujar Destry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Rabu (19/8/2026).

Peningkatan transaksi digital ini juga dipicu oleh makin meluasnya adopsi pembayaran digital di tengah masyarakat.

Melihat dari kanal transaksinya, volume transaksi lewat internet banking tumbuh 9,39 persen yoy, sedangkan transaksi yang memanfaatkan aplikasi mobile banking melonjak 24,25 persen yoy.

Di sisi lain, transaksi dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) membukukan tren pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dengan lonjakan hingga 82,42 persen yoy.

Pertumbuhan pesat tersebut disokong oleh terus bertambahnya jumlah pengguna maupun merchant yang memanfaatkan layanan QRIS.

Ditinjau dari infrastruktur sistem pembayaran, volume transaksi ritel via BI-FAST menyentuh angka 546 juta transaksi pada Juli 2026 atau melesat 31,62 persen yoy, dengan total nilai transaksi BI-FAST menembus Rp1.355 triliun.

Sementara itu, transaksi skala besar lewat BI-Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) mencatatkan 0,99 juta transaksi, atau naik 3,12 persen yoy. Dari aspek nominal, transaksi BI-RTGS terangkat 1,54 persen yoy menjadi Rp20.097 triliun.

Terkini