TASPEN Jadi Rujukan Timor Leste Kelola Pensiun ASN & Digitalisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:42:01 WIB
Ilustrasi PT TASPEN (Persero). [Foto: taspen.co.id]

JAKARTA – PT TASPEN (Persero) menjadi acuan bagi Timor Leste dalam mendalami sistem pengelolaan pembayaran serta manfaat pensiun aparatur sipil negara (ASN), mencakup perombakan sistem pensiun, digitalisasi layanan, hingga optimalisasi mutu pelayanan.

Corporate Secretary TASPEN Henra menyampaikan bahwa pihak perusahaan sangat terbuka untuk saling membagikan pengetahuan dan pengalaman terkait tata kelola jaminan sosial serta pelayanan pensiun ASN.

“TASPEN sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun ASN. Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai pengelolaan pensiun,” kata Henra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan oleh Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste, Jorge Paiva Araújo, beserta rombongan ke Kantor Pusat TASPEN di Jakarta, dan disambut secara langsung oleh Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim.

Rekam jejak TASPEN dalam menyajikan pelayanan yang responsif terhadap kemajuan teknologi dapat menjadi acuan bagi Timor Leste untuk merancang sistem layanan pensiun yang selaras dengan kebutuhan para ASN dan pensiunan.

Proses alih pengetahuan ini meneruskan rekam jejak TASPEN dalam memperluas jejaring tata kelola jaminan sosial di kawasan regional. 

Sebelumnya, TASPEN dipercaya mengemban amanat sebagai Ketua pertama Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) sekaligus menjadi penyelenggara Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2023 di Jakarta.

Tidak hanya itu, bermacam institusi pengelola dana pensiun dari negara-negara Asia juga pernah bertandang ke TASPEN guna mempelajari praktik tata kelola jaminan sosial, seperti Government Employees Pension Service (GEPS) dari Korea Selatan, Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP) dari Malaysia, Tabung Amanah Pekerja (TAP) dari Brunei Darussalam, hingga National Social Assistance Fund (NSAF) dari Kamboja.

Pengalaman internasional tersebut sejalan dengan komitmen TASPEN dalam meningkatkan mutu pelayanan bagi para pesertanya. 

Hal ini dibuktikan melalui pencapaian Customer Satisfaction Index (CSI) 2025 yang menembus angka 98,7 dan tergolong dalam predikat “Sangat Puas”.

Pihak TASPEN menyatakan bahwa pertukaran pengalaman bersama Civil Service Commission Timor-Leste ini diharapkan sanggup mempererat kolaborasi antarlembaga dalam merancang sistem pensiun yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut sekaligus mengokohkan peran TASPEN sebagai Center of Excellence dalam pemeliharaan jaminan sosial ASN maupun Pejabat Negara, terutama lewat pengembangan layanan yang berbasiskan transformasi digital serta peningkatan standar pelayanan publik.

Terkini