Update Harga Pangan Surabaya 18 September 2026 Cabai Naik Menonjol

Jumat, 18 September 2026 | 19:59:01 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Banderol pelbagai kebutuhan pokok mencatatkan pergerakan harga menjelang penghujung pekan ketiga September 2026. Warga Surabaya dihimbau mencermati dinamika komoditas harian, khususnya cabai, minyak goreng, telur ayam, beras, serta pasokan bawang.

Merujuk pada data pemantauan harga pangan wilayah Surabaya dari PIHPS Bank Indonesia per 16 September 2026, patokan harga beras berada di kisaran Rp15.950 per kilogram (kg). Komoditas telur ayam dipatok Rp26.000 per kg, sedangkan daging ayam bertahan pada kisaran Rp41.000 per kg.

Mengulas bumbu dapur, harga cabai merah bertengger di kisaran Rp31.150 per kg, sementara cabai rawit menyentuh kisaran Rp48.250 per kg. Adapun bawang merah dijual sekitar Rp30.500 per kg, bawang putih Rp37.000 per kg, dan minyak goreng berada di kisaran Rp22.500 per kg.

Secara nasional pada Jumat (18/9/2026), pergerakan harga komoditas menunjukkan adanya pergeseran. Data PIHPS Nasional merekam cabai rawit merah menyentuh Rp93.150 per kg, cabai rawit hijau Rp65.750 per kg, cabai merah besar Rp56.000 per kg, serta cabai merah keriting pada posisi Rp66.550 per kg.

Pada kelompok bawang, varian merah ukuran sedang berada pada level Rp37.100 per kg dan bawang putih Rp39.300 per kg. Daging ayam ras segar dipasarkan Rp42.650 per kg, lalu telur ayam ras segar mencapai Rp30.050 per kg.

Pada komoditas beras, patokan harga bervariasi bergantung tingkat kualitas. Tipe kualitas bawah I dipatok Rp14.900 per kg dan tipe II Rp14.700 per kg. Beras medium tipe I berada di angka Rp16.550 per kg, sedangkan tipe II Rp16.400 per kg. Untuk mutu super, tipe I dijual Rp17.850 per kg dan tipe II Rp17.300 per kg.

Sementara itu, pasokan minyak goreng curah tercatat pada angka Rp20.500 per kg. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan Rp24.350 per kg dan tipe bermerek II pada posisi Rp23.500 per kg.

Komoditas gula pasir mutu premium menyentuh harga Rp20.300 per kg, adapun gula pasir lokal berada pada kisaran Rp19.100 per kg.

Rangkaian data tersebut memperlihatkan tren harga bahan pangan yang beragam. Pada Jumat (18/9/2026), kelompok cabai mencatatkan kenaikan paling menonjol secara nasional, seperti cabai rawit merah yang melesat dari Rp84.400 menjadi Rp93.150 per kg.

Bagi masyarakat di Surabaya, variasi harga antarwilayah pasar tetap berpotensi terjadi karena bergantung pada ketersediaan stok, mutu produk, serta kondisi transaksi di tiap lokasi.

Keberadaan sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Wonokromo, Pasar Malam Keputran, dan Pasar Pucang Anom memegang peranan krusial dalam menopang transaksi bahan pangan harian warga Surabaya.

Terkini