Dua Penumpang Biman Bangladesh Baku Hantam di Udara, Penumpang Lain Panik

Sabtu, 19 September 2026 | 17:03:00 WIB
Dua Penumpang Biman Bangladesh Baku Hantam di Udara, Penumpang Lain Panik

PORTALENERGI.ID — Dua penumpang Biman Bangladesh Airlines terlibat perkelahian fisik saat pesawat mengudara dari London menuju Bangladesh. Insiden yang terekam dalam video viral itu membuat penumpang lain panik, terutama karena ada anak-anak dan lansia di dalam kabin.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan dua pria awalnya terlibat adu mulut sebelum saling melayangkan pukulan. Dalam keributan itu, kaus salah satu penumpang terlihat robek. Awak kabin bersama sejumlah penumpang lain akhirnya turun tangan melerai keduanya.

Seorang penumpang bernama Uddin Alim mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut. Lewat unggahan di Facebook, ia menyebut insiden itu terjadi pada 16 September 2026 ketika pesawat masih berada di udara.

Rekaman dari Dalam Kabin

Alim menuturkan, situasi di dalam pesawat sempat mencekam. Menurut dia, perkelahian itu menciptakan ketakutan di antara penumpang.

"Saya secara pribadi berada di dalam penerbangan Biman Bangladesh Airlines pada 16 September 2026, dan saya menyaksikan insiden yang sangat mengganggu ketika kami berada di udara. Perkelahian terjadi di antara penumpang, menciptakan situasi yang menakutkan di dalam pesawat," tulis Alim.

Ia menyoroti keberadaan anak-anak dan orang lanjut usia dalam penerbangan tersebut. Bagi mereka, kata Alim, situasi itu menjadi tekanan tersendiri karena tidak bisa begitu saja menjauh dari keributan.

"Yang membuatnya semakin menyedihkan adalah adanya anak-anak dan orang lanjut usia dalam penerbangan tersebut. Mereka tidak ada hubungannya dengan situasi itu, tetapi harus menyaksikan perilaku tersebut dan menghadapi ketakutan serta tekanan yang ditimbulkannya. Bayangkan berada ribuan kaki di udara, tidak bisa begitu saja menjauh dari situasi berbahaya," tambahnya.

Pihak Maskapai Masih Menyelidiki

General Manager Public Relations Biman Bangladesh Airlines, Mahbubuddin Ahmed, mengaku belum menerima laporan soal insiden itu. Ia menyatakan tengah menelusuri kejadian tersebut.

"Saya belum mengetahui masalah ini. Saya sedang menyelidikinya," kata Mahbubuddin kepada Dhaka Tribune.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi soal penyebab pertengkaran maupun tindakan yang diambil maskapai terhadap kedua penumpang. Penerbangan jarak jauh London–Dhaka sendiri menempuh waktu belasan jam, sehingga potensi ketegangan antarp enumpang di kabin menjadi perhatian tersendiri bagi maskapai.

Terkini