AKR Corporindo Bagi Dividen Rp1 Triliun dari Laba Bersih Semester I 2026

AKR Corporindo Bagi Dividen Rp1 Triliun dari Laba Bersih Semester I 2026
PT AKR Corporindo Tbk.

JAKARTA - PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) resmi menetapkan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp50 per saham.

Kebijakan tersebut telah mengantongi persetujuan dari jajaran Direksi dan Dewan Komisaris perseroan pada 21 Juli 2026.

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo menyampaikan bahwa keputusan pembagian dividen interim ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil optimal kepada para pemegang saham di tengah kinerja operasional yang terjaga.

"Pembagian dividen interim ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham dengan tetap menjaga posisi keuangan yang sehat dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang," ujar Haryanto dalam keterbukaan informasi, Kamis (23/7/2026).

Mengutip laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), estimasi total nilai dividen interim yang bakal disalurkan mencapai Rp1 triliun atau Rp50 per saham, yang disesuaikan dengan jumlah saham berhak pada recording date.

Adapun jadwal pelaksanaan pembagian dividen interim AKRA yaitu cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 31 Juli 2026, dilanjutkan ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 3 Agustus 2026.

Selanjutnya, cum dividen pasar tunai dijadwalkan pada 4 Agustus 2026, ex dividen pasar tunai pada 5 Agustus 2026, recording date pada 4 Agustus 2026, serta pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 14 Agustus 2026.

Manajemen menegaskan bahwa akumulasi besaran dividen yang dibayarkan masih dapat mengalami penyesuaian apabila terdapat perubahan pada jumlah saham beredar hingga tanggal pencatatan pemegang saham.

Hingga 30 Juni 2026, AKRA mencatatkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp10,57 triliun.

Sementara itu, perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat menyentuh Rp1,43 triliun, dengan total posisi ekuitas perseroan berada pada level Rp12,96 triliun.

Perseroan menilai pembagian dividen interim ini tetap selaras dengan strategi menjaga kelangsungan struktur permodalan yang kuat sekaligus menopang agenda ekspansi bisnis ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index