KRI I Gusti Ngurah Rai Tiba di Rusia untuk Latma Orruda 2026

KRI I Gusti Ngurah Rai Tiba di Rusia untuk Latma Orruda 2026
KRI GNR-332 Tiba di Rusia, Siap Ikuti Latihan Bersama Orruda 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Delegasi TNI Angkatan Laut menyatakan kesiapan penuh mereka untuk berpartisipasi dalam agenda latihan bersama bersama Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) lewat gelaran latihan bersama (Latma) Bilateral yang dinamai "Exercise Orruda 2026". Kepastian kesiapan pihak TNI AL tersebut terkonfirmasi saat kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 sukses merapat di pelabuhan Vladivostok, Rusia, pada hari Kamis (23/7/2026). 

Berdasarkan keterangan tertulis dari siaran pers resmi TNI AL yang diterima di Jakarta pada hari Jumat, kedatangan KRI GNR-332 disambut secara langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal Laksda TNI Andy Kriswanto, serta perwakilan dari Angkatan Laut Federasi Rusia (RFN).

Yayan mengungkapkan bahwa keikutsertaan delegasi TNI AL dalam perhelatan ini bertujuan untuk mengokohkan ikatan kerja sama militer serta hubungan bilateral antara negara Republik Indonesia dan Rusia.

"Kehadiran KRI GNR-332 di Vladivostok untuk mengikuti Latma Orruda 2026 merupakan komitmen diplomasi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan Rusia yang telah terjalin lama," jelas dia.

Pelaksanaan ajang ini sekaligus menjadi bentuk keberlanjutan dari rangkaian latihan bersama antar kedua negara yang sebelumnya sempat diselenggarakan di wilayah Indonesia pada dua tahun silam.

 Yayan menaruh harapan besar agar agenda latihan militer ini tidak sekadar memperkuat keharmonisan relasi diplomatik dua negara, melainkan pula menjadi sarana strategis guna saling mengoptimalkan kapabilitas kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) matra laut.

Sebagai informasi tambahan, dalam rangkaian Latma Orruda 2026 ini, jajaran TNI AL bersama Angkatan Laut Rusia dijadwalkan akan melahap berbagai materi latihan taktis, di antaranya mencakup MIO (Maritime Interdiction Operation) yakni skenario operasi penegakan hukum dan pencegatan kapal di laut, USV (Unmanned Surface Vessel) yakni simulasi taktik serta strategi penanggulangan ancaman musuh yang bersumber dari sistem wahana drone atau kapal tanpa awak, SAR (Search and Rescue) yang berfokus pada misi pencarian serta pertolongan korban di laut, hingga penutupan latihan dengan prosedur Medevac (Medical Evacuation) yang merupakan standar penanganan evakuasi medis darurat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index