Tiga Kekalahan Beruntun Tottenham di Premier League, De Zerbi Warisi Skuad Asing

Tiga Kekalahan Beruntun Tottenham di Premier League, De Zerbi Warisi Skuad Asing

PORTALENERGI.ID — Kekalahan ini bukan sekadar tiga poin yang hilang. Penampilan Tottenham di laga pembuka musim 2025/2026 terlihat seperti sekumpulan pemain asing yang baru pertama kali bertemu, bukan sebuah tim yang siap bersaing. Tiga gol Brentford yang dicetak Keane Lewis-Potter (12'), Richarlison (bunuh diri), dan Michael Kayode (49') hanyalah puncak gunung es dari masalah mendasar yang jauh lebih dalam.

Mengapa Tottenham Tampil Tanpa Nyali di Kandang Brentford?

De Zerbi melakukan tujuh perubahan dari laga kompetitif terakhir, sebuah keputusan berani yang berujung petaka. Archie Gray, yang baru berusia 20 tahun, dipaksa bermain sebagai bek kanan dan bahkan dipercaya menjadi kapten termuda dalam sejarah klub. Sementara itu, duet lini belakang Jan Paul van Hecke dan Sandro Tonali yang dibanderol £100 juta tampil di bawah standar.

Tonali, yang diharapkan menjadi maestro lini tengah, justru kehilangan duel sepanjang pertandingan. Ia bahkan menjadi sasaran ejekan suporter tuan rumah dengan nyanyian "What a waste of money!" setelah tembakannya melambung jauh ke tribun. Van Hecke, bek pinjaman anyar, juga kesulitan memenangi duel udara.

Mikey Moore dan Bom Waktu di Lini Depan

Harapan De Zerbi pada pemain muda juga menuai hasil buruk. Mikey Moore, pemain berusia 19 tahun yang baru kembali dari masa peminjaman di Glasgow, tampil nyaris tak terlihat selama 35 menit pertama. Ia memang memiliki tiga peluang emas, tetapi penyelesaian akhirnya masih jauh dari kata mematikan.

Moore dan rekannya yang sama-sama muda, Lucas Bergvall, memang menunjukkan kilatan kualitas individu. Namun, sepak bola bukan olahraga individu. Kilatan-kilatan itu tidak pernah berubah menjadi sebuah serangan terorganisir yang membahayakan gawang Caoimhin Kelleher.

Makan Malam Mewah Tak Bisa Menyatukan Ruang Ganti

De Zerbi sempat menggelar makan malam tim di Mayfair, London, saat musim lalu berjuang melawan degradasi. Aksi team bonding ala eksekutif itu jelas tidak berhasil. Makan malam tiga menu tidak akan pernah bisa menggantikan jam terbang bersama di lapangan latihan.

Klub kini dikabarkan tengah berusaha mendatangkan winger Manchester City, Savinho, dengan nilai awal £75 juta. Namun, penambahan pemain baru justru akan memperparah masalah, bukan menyelesaikannya. Tottenham tidak butuh pemain asing baru; mereka butuh waktu dan sosok yang mampu menyatukan skuad yang tercerai-berai.

Jadwal Berat Menanti dan Mimpi Buruk Suporter

Hasil ini membuat Tottenham tertahan di dasar klasemen sementara Premier League. De Zerbi dan anak asuhnya harus segera berbenah, dengan ujian sesungguhnya menanti di laga melawan Charlton Athletic di Carabao Cup, Rabu (20/8) mendatang. Satu hal yang pasti, mimpi buruk para pendukung setia yang melakukan perjalanan ke Hounslow tampaknya akan terus berlanjut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index