JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melaporkan pergerakan sebanyak 38.266 pelanggan kereta api di wilayah operasionalnya mendekati libur nasional Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 pada Senin.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Senin, menerangkan bahwa angka tersebut mencakup 22.985 pelanggan yang berangkat serta 15.241 penumpang yang tiba di berbagai stasiun area Daop 6.
"Jumlah ini diproyeksikan masih terus bertambah seiring transaksi penjualan tiket yang masih terus berlangsung," kata Feni.
Feni membeberkan bahwa pemantauan volume penumpang dilakukan berkesinambungan guna menjamin seluruh lini pelayanan siap menyajikan pengalaman bepergian yang aman, nyaman, dan selamat bagi para pelanggan.
"Kami juga menyiagakan jajaran petugas stasiun guna mengoptimalkan layanan informasi, mendampingi proses keberangkatan dan kedatangan, serta mengurai titik kepadatan penumpang," katanya.
Dirinya mengemukakan bahwa Stasiun Yogyakarta menjadi pusat pergerakan tersibuk di area Daop 6 sepanjang momentum libur keagamaan ini.
Tercatat pada arus keberangkatan, Stasiun Yogyakarta memberangkatkan 12.991 pelanggan, disusul Stasiun Lempuyangan 5.392 pelanggan, Stasiun Solo Balapan 2.332 pelanggan, Stasiun Klaten 809 pelanggan, Stasiun Purwosari 462 pelanggan, serta Stasiun Solojebres 322 pelanggan.
Di sisi lain untuk kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga membukukan angka tertinggi mencapai 8.466 pelanggan, disusul Stasiun Lempuyangan 3.481 pelanggan, Stasiun Solo Balapan 1.642 pelanggan, Stasiun Klaten 528 pelanggan, Stasiun Purwosari 525 pelanggan, dan Stasiun Wates 277 pelanggan.
"KAI mengimbau para pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan lebih awal, mengamankan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi, serta tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta saat proses verifikasi berkas (boarding)," katanya.