JAKARTA - Saat membeli kaus, Anda mungkin menjumpai keterangan bahan seperti cotton combed 20s, 24s, atau 30s. Ketiganya sama-sama menggunakan bahan cotton combed, tetapi angka di belakangnya menunjukkan nomor benang yang memengaruhi ketebalan, berat, dan karakter kain.
Secara umum, 20s menghasilkan kain yang lebih tebal, 30s lebih tipis dan ringan, sedangkan 24s berada di antara keduanya.
Apa itu cotton combed?
Cotton combed merupakan kain berbahan serat kapas yang benangnya melalui proses combing atau penyisiran. Tahap tambahan ini bertujuan menghilangkan serat-serat pendek dan sisa kotoran sehingga menghasilkan benang yang lebih rapi, halus, dan seragam.
Karena permukaannya lebih lembut dibandingkan cotton carded, cotton combed banyak digunakan untuk pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit, termasuk kaus sehari-hari.
Cotton combed vs cotton carded
Perbedaan utama keduanya terletak pada proses pembuatannya:
Cotton Combed
Cotton Carded
Melalui proses combing
Hanya melalui proses carding
Permukaan lebih halus
Tekstur lebih kasar
Serat lebih rapi
Lebih banyak serat pendek
Umumnya lebih mahal
Harga lebih ekonomis
Ciri-ciri cotton combed
Cotton combed memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya populer sebagai bahan kaus, antara lain:
Permukaan halus dan lembut.
Mampu menyerap keringat dengan baik.
Serat kain lebih rapi sehingga cocok untuk sablon.
Nyaman dipakai di iklim tropis.
Tersedia dalam berbagai tingkat ketebalan, seperti 20s, 24s, dan 30s.
Meski menyerap kelembapan dengan baik, bahan kapas umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering dibandingkan kain sintetis tertentu.
Arti angka 20s, 24s, dan 30s
Angka tersebut menunjukkan nomor benang (yarn count), bukan tingkat kualitas. Semakin besar nomor benang, ukurannya semakin halus sehingga kain cenderung lebih tipis.
Urutannya adalah:
20s: paling tebal
24s: ketebalan sedang
30s: paling tipis
Sementara huruf S pada istilah tersebut umumnya merujuk pada single knit atau rajutan tunggal yang lazim digunakan pada bahan kaus.
Perbedaan cotton combed 20s, 24s, dan 30s
20s Tebal, Lebih berat, Struktur kokoh, Cocok untuk boxy & oversized, Sekitar 180–220 gsm*
24s Sedang, Seimbang, Fleksibel, Kaus harian, Sekitar 170–210 gsm*
30s Tipis, Ringan, Lebih jatuh, Kaus ringan & cuaca panas, Sekitar 140–160 gsm*
*Gramasi dapat berbeda tergantung produsen dan konstruksi kain.
Kelebihan cotton combed
Beberapa keunggulan bahan ini meliputi:
Lembut saat bersentuhan dengan kulit.
Menyerap kelembapan dengan baik.
Permukaan rapi sehingga ideal untuk kaus sablon.
Tersedia dalam banyak pilihan ketebalan sesuai kebutuhan.
Namun, kenyamanan sebuah kaus juga dipengaruhi konstruksi rajutan, gramasi, desain pakaian, hingga kondisi lingkungan, bukan hanya jenis seratnya.
Kekurangan cotton combed
Di samping kelebihannya, cotton combed juga memiliki beberapa kekurangan:
Mudah kusut dibanding bahan sintetis.
Berpotensi menyusut jika dicuci dengan suhu terlalu tinggi.
Waktu pengeringan relatif lebih lama.
Umumnya memiliki harga lebih tinggi daripada cotton carded.
Mana yang sebaiknya dipilih?
Tidak ada jenis yang mutlak paling baik karena semuanya disesuaikan dengan kebutuhan.
20s: cocok jika menginginkan kaus tebal, kokoh, dan berstruktur.
24s: pilihan tengah bagi yang ingin keseimbangan antara ketebalan dan kenyamanan.
30s: ideal untuk kaus ringan yang nyaman dipakai sehari-hari, terutama di cuaca panas.
Perlu diingat, angka yang lebih besar bukan berarti kualitasnya lebih tinggi. Nomor benang hanya menunjukkan karakter ketebalan benang yang digunakan.
Tips memilih cotton combed
Sebelum membeli kaus berbahan cotton combed, pertimbangkan beberapa hal berikut:
Pilih ketebalan sesuai aktivitas dan selera.
Periksa gramasi, bukan hanya label 20s atau 30s.
Sesuaikan bahan dengan kondisi cuaca.
Jika membeli langsung, rasakan kelembutan dan kerapatan rajutannya.
Cara merawat cotton combed
Agar kaus lebih awet, lakukan perawatan berikut:
Cuci menggunakan air bersuhu normal.
Hindari pemutih yang dapat merusak serat dan warna.
Jemur di tempat berventilasi tanpa paparan matahari langsung berlebihan.
Setrika menggunakan suhu sedang sesuai petunjuk label.
Kesimpulan
Cotton combed adalah bahan berbasis kapas yang melalui proses penyisiran sehingga menghasilkan kain yang lebih halus dan rapi. Perbedaan utama 20s, 24s, dan 30s terletak pada nomor benang: 20s paling tebal, 24s berada di tengah, dan 30s paling tipis.
Karena itu, pilihan terbaik bukan ditentukan oleh angka terbesar, melainkan oleh kebutuhan penggunaan, ketebalan kain, kenyamanan, dan model kaus yang diinginkan.