JAKARTA - Belakangan ini fenomena kenaikan status desil secara tiba-tiba kerap dikeluhkan sebagian masyarakat, yang berakibat pada ketidakmampuan mereka dalam menerima program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) karena fasilitas bantuan tersebut hanya disalurkan khusus bagi warga yang berada pada kategori desil 1 sampai dengan desil 4.
Bagi Anda yang mengalami kendala serupa, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai cara memperbaiki data desil yang naik tersebut.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa perubahan status desil yang melonjak secara mendadak ini utamanya disebabkan oleh adanya proses sinkronisasi, validasi, serta verifikasi ulang data yang diselaraskan dengan basis data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta hasil sensus ekonomi terbaru.
Mengutip laporan dari Kantor Berita Antara, langkah penyelarasan data kependudukan ini dijalankan merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang secara resmi memandatkan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk bertindak sebagai pusat pengolahan serta verifikasi data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).
Menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menegaskan bahwa pergeseran posisi desil ini tidak serta-merta membuat seorang warga kehilangan hak mutlaknya sebagai penerima bansos, mengingat proses pemutakhiran data desil masih terus berjalan secara berkala.
Dalam keterangan resminya, pihak BPS menyatakan bahwa posisi desil setiap keluarga sangat dinamis dan dapat berubah sejalan dengan dinamika perubahan kondisi sosial ekonomi serta perbandingan posisinya terhadap keluarga-keluarga lain di wilayah sekitar.
Penentuan kelompok desil ini sendiri turut memperhitungkan berbagai indikator penting, mulai dari kondisi fisik perumahan, akses sumber air minum, jenis bahan bakar dan energi yang digunakan untuk memasak, tingkat penguasaan aset, besaran daya serta konsumsi listrik rumah tangga, struktur anggota keluarga, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi kesehatan, hingga status disabilitas anggota keluarga.
Adapun basis data DTSEN yang dijadikan acuan resmi dalam penetapan desil ini mengintegrasikan beragam informasi penting, yang mencakup Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta sejumlah basis data administratif pendukung lainnya.
Secara konseptual, desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan ekonomi dari suatu keluarga. Kelompok desil 1 sampai dengan 5 merepresentasikan golongan keluarga dari kategori miskin hingga rentan miskin, golongan desil 6 hingga 8 masuk ke dalam kelompok masyarakat kelas ekonomi menengah, sedangkan kelompok desil 9 sampai 10 dikategorikan sebagai lapisan kelompok ekonomi teratas.
Perlu diketahui bahwa proses pemutakhiran data penerima manfaat bansos ini dijalankan secara rutin dan berkala, yakni setiap satu bulan sekali khusus untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, serta setiap tiga bulan sekali untuk program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako.
Cara Perbaiki Desil yang Tiba-tiba Naik Secara Online
Bagi masyarakat yang ingin menurunkan kembali status desilnya, pengajuan koreksi dapat dilakukan dengan mudah melalui pemanfaatan aplikasi digital Cek Bansos. Berikut adalah rangkuman langkah-langkahnya:
Unduh dan pasang aplikasi resmi "Cek Bansos" melalui perangkat ponsel pintar
Buat akun baru atau lakukan proses masuk (login) dengan menggunakan data identitas pribadi masing-masing
Cari dan pilih menu fitur "Usul Sanggah" atau opsi "Usulkan Pembaruan"
Pilih tombol perintah "Request Pembaruan Data"
Lengkapi seluruh isian data yang diminta oleh sistem serta unggah dokumen berkas pendukung, seperti foto Kartu Keluarga (KK), serta foto kondisi rumah tampak dari sisi depan dan dalam
Setelah memastikan bahwa seluruh data yang dimasukkan sudah benar, klik tombol "Submit" untuk mengirimkan usulan pembaruan data tersebut
Cara Perbaiki Desil Secara Offline
Selain secara daring, masyarakat juga dapat mengajukan permohonan koreksi dan perubahan desil dengan mendatangi secara langsung kantor aparatur desa, kelurahan, atau langsung ke kantor dinas sosial setempat. Berikut adalah tahapan prosedurnya:
Datangi kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial dengan membawa dokumen lengkap persyaratan kependudukan
Sampaikan penjelasan mengenai ketidaksesuaian status desil yang tercatat dengan kondisi perekonomian rill yang sebenarnya
Tunggu proses agar data diri Anda dapat diusulkan oleh petugas berwenang dalam forum musyawarah desa atau kelurahan
Tunggu hingga tahapan proses verifikasi selesai dan status data Anda berhasil diperbarui di dalam sistem
Kegiatan pemantauan atas proses pengubahan desil ini dapat dilakukan secara mandiri melalui pengecekan berkala lewat situs resmi Cek Bansos.
Mengingat pemutakhiran data penerima bansos dilakukan secara berkala — setiap satu bulan untuk PBI BPJS Kesehatan dan setiap tiga bulan untuk PKH serta Bantuan Sembako — status kepesertaan maupun posisi desil Anda berpotensi mengalami perubahan dari periode sebelumnya.
Oleh karena itu, kenaikan desil yang terjadi secara tiba-tiba pada dasarnya disebabkan oleh proses penyesuaian data berkelanjutan yang masih dinamis. Namun, jika Anda ingin mempercepat proses penyesuaian tersebut, perbaikan data dapat ditempuh baik melalui mekanisme pengajuan secara online maupun offline.