Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Fotografer Lampung Timur, Pelaku Incar Mobil dan Emas Korban

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Fotografer Lampung Timur, Pelaku Incar Mobil dan Emas Korban

PORTALENERGI.ID — Polisi menetapkan dua pelaku pembunuhan fotografer Isnandar Ahmad di Lampung Timur sebagai teman yang baru dikenal lewat media sosial. Keduanya mengincar harta korban berupa mobil Mitsubishi Xpander, perhiasan emas, dan dua telepon seluler. Korban tewas dengan sekitar 29 luka tusukan senjata tajam jenis belati.

Kasatreskrim Polres Lampung Timur Iptu Muhammad Iksir mengungkapkan, penyelidikan sementara menunjukkan Riki Perlian (26) dan Nur Hidayat (39) mengenal korban melalui akun media sosial. Dari interaksi daring itu, keduanya melacak keberadaan rumah Isnandar Ahmad di Dusun V, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung.

Modus Pengintaian Sebelum Eksekusi

Menurut Iksir, para pelaku memantau aktivitas korban di media sosial sebelum mendatangi lokasi. Isnandar dikenal sebagai fotografer yang cukup aktif di wilayah tersebut, sehingga jejak digitalnya memudahkan pelaku memetakan kebiasaan dan tempat tinggal korban.

"Korban ini fotografer yang cukup dikenal di wilayah sana. Kedua pelaku sudah mengintai dari media sosial dan mengetahui lokasi rumah korban," ujar Iksir, Selasa (15/9).

Polisi menduga kuat motif utama pembunuhan adalah penguasaan harta benda. Sejumlah barang berharga milik korban dibawa kabur setelah aksi tersebut.

Barang Rampasan yang Dibawa Kabur

Iksir merinci barang-barang korban yang diambil pelaku, mulai dari mobil Mitsubishi Xpander, perhiasan emas, handphone merek iPhone 17 Pro Max, hingga satu unit handphone merek Oppo. Kendaraan roda empat milik korban kini telah ditemukan kembali oleh polisi.

Sementara itu, sepeda motor Honda Beat warna biru putih yang sebelumnya ditemukan di lokasi kejadian dipastikan milik pelaku. Iksir menjelaskan, motor itu tidak sengaja ditinggalkan karena kunci kendaraan hilang saat pelaku hendak pergi.

"Motornya bukan sengaja ditinggal. Karena pelaku mau pergi, kuncinya hilang, tidak tahu jatuh di mana. Rupanya terselip di bawah kursi rumah korban, sehingga akhirnya kendaraan yang dibawa hanya mobil korban," jelasnya.

Penangkapan Dua Tersangka di Lokasi Berbeda

Riki diamankan di kawasan Pelabuhan Bakauheni. Dalam proses penangkapan, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan ke kaki karena dinilai melawan. Adapun Nur Hidayat ditangkap di Dusun Srikaya, Desa Sukadana Tengah, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban diduga meninggal pada Minggu (13/9) sebelum akhirnya ditemukan tewas bersimbah darah. Polisi mencatat korban mengalami sekitar 29 luka tusukan akibat senjata tajam jenis belati.

Pemeriksaan Intensif untuk Petakan Peran Pelaku

Kedua tersangka saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lampung Timur. Penyidik masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta peran masing-masing pelaku dalam aksi pembunuhan tersebut.

Polisi belum mengungkap apakah ada pihak lain yang terlibat atau membantu kedua tersangka melarikan diri. Pendalaman juga diarahkan pada alur transaksi dan pergerakan barang rampasan setelah kejadian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index