Distribusi BBM di Medan dan Binjai Diperkuat Guna Normalisasi Pasar

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:45:02 WIB
Ilustrasi Antrean BBM Sumatera Utara.

JAKARTA - Langkah pemulihan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Medan dan Binjai, Sumatera Utara, memperlihatkan capaian yang positif. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga (PPN) terus memperkokoh suplai BBM sehingga roda pelayanan bagi masyarakat kembali berjalan kondusif.

Sepanjang dua hari belakangan, BPH Migas bersama PPN meninjau secara langsung sejumlah objek SPBU di teritori Medan dan Binjai. Kepadatan kendaraan terpantau mulai menyusut dan kualitas pelayanan di SPBU juga dinilai kian membaik. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan, Pemerintah terus memastikan agar alur distribusi BBM berlangsung optimal di kawasan yang menjadi atensi publik.

“Hasil pemantauan titik-titik yang menjadi kerawanan distribusi antrean BBM Alhamdulillah sudah berjalan, terurai, dan normal,” ujar Wahyudi saat meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (18/7/2026).

Guna menjaga kelancaran proses penyaluran, manajemen distribusi BBM turut diperkuat lewat penambahan unit armada bantuan (spot charter) serta peningkatan volume pasokan BBM ke SPBU. Kebijakan tersebut dijalankan agar ketersediaan stok di lapangan tetap terjaga dan pemenuhan kebutuhan warga tidak terputus.

“Masyarakat harap tentang, pasti Pertamina Patra Niaga ini sudah bergerak cepat (menjaga) suplai dan suplai BBM dinaikkan menjadi 120-125%,” ucap Wahyudi.

Wahyudi mengutarakan, sepanjang hari Jumat dan Sabtu, instansi BPH Migas bersama PPN juga telah melangsungkan agenda pemantauan langsung ke beberapa wilayah yang sempat dilanda antrean di SPBU. “Kami melakukan keliling di SPBU mulai pagi sampai sore dan malam. Tadi (jumat) malam kami juga keliling. Secara kondisi fisiknya, visualnya itu memang sudah berangsur normal,” terangnya.

Pada wilayah Binjai, sebagai contoh, antrean panjang yang sebelumnya sempat mengular kini dilaporkan sudah tidak nampak lagi. Walau demikian, agenda penguatan lini distribusi terus digulirkan sampai pasokan bahan bakar benar-benar berada dalam kondisi stabil.

“Kami tadi pagi juga berkunjung di Binjai yang menjadi topik di media sosial, antrean sebelumnya mencapai 1 kilometer lebih, tadi pagi sudah tidak ada antrean. Artinya, pengiriman BBM dari Pertamina Patra Niaga ini sudah mulai kuat dan masyarakat dilayani dengan kondisi normal,” jelasnya.

Pernyataan senada dikemukakan oleh Executive General Manager Regional Sumatera Bagian Utara Pertamina Patra Niaga Sunardi. Langkah percepatan distribusi sudah dieksekusi semenjak Kamis (16/7/2026) malam. Demi mempercepat pemulihan ketersediaan stok, penyaluran pasokan BBM ke SPBU didongkrak dari yang semula 112 persen kini menyentuh di atas 120 persen dari acuan target harian.

“Supaya memang recovery (pemulihan) suplai di SPBU segera berjalan normal and stok di SPBU tersedia,” jelasnya.

Menurut pandangan Sunardi, penambahan kekuatan pada armada distribusi juga rutin dilaksanakan agar pasokan tetap terjaga dan kendala antrean serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Ke depan, kami berharap ini sudah bisa berangsur normal, dan kami melakukan penguatan untuk armada-armada suplai ke SPBU-SPBU jangan sampai paska antrean yang kemarin berulang kembali. Ini penguatan yang perlu kami lakukan secara konkret untuk bagaimana menjaga kontinuitas suplai kami kepada SPBU-SPBU,” ucapnya.

Perubahan kondisi ke arah yang lebih baik tersebut mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Seorang pengemudi ojek daring, Fandy (39), mengutarakan bahwa situasi pengisian bahan bakar di SPBU yang kerap didatanginya sudah berangsur kondusif. Sebelumnya, selama 3 hari dirinya terpaksa harus mengantre lama saat membeli BBM.

“Lancar, Pak. Kemarin ikut antre lah, Pak, sampai malam. Hari ini lancar. Terima kasih untuk Pertamina dan Pemerintah, BBM di Binjai sudah lancar,” ujarnya.

Seorang pengemudi becak motor (bentor), Fiter Carlo (63), turut mengungkapkan bahwa saat ini proses pengisian BBM kembali berjalan lancar sesudah beberapa hari sebelumnya sempat terjebak dalam antrean panjang.

“Terima kasih buat Pemerintah Indonesia yang telah memberikan fasilitas minyak (BBM) jadi lancar kembali,” pungkasnya.

Agenda pemantauan di kawasan Medan dan Binjai tersebut turut dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho bersama perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan.

Terkini