Milos Joksic Terapkan Disiplin Ketat di Garudayaksa FC

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:29:01 WIB
Latih Garudayaksa FC, Milos Joksic Usung Disiplin Tinggi [FOTO: NET].

JAKARTA - Pelatih anyar Garudayaksa FC, Milos Joksic, memaparkan dasar filosofis yang bakal ia usung dalam memimpin skuadnya guna mengarungi sengitnya ajang kompetisi Super League. Milos Joksic menegaskan bahwa pilar terpenting dalam meramu strategi adalah penerapan kedisiplinan level tinggi, utamanya demi menatap musim kompetisi Super League 2026-2027. 

Berbekal kantong lisensi kepelatihan berstandar UEFA Pro, Milos Joksic menyebutkan bahwa wawasan taktiknya banyak terinspirasi dari pengalaman berharga ketika mendalami ilmu kepelatihan. Bekal pengetahuan tersebut ia dapatkan secara langsung dari arsitek tim papan atas Eropa, Juergen Klopp, pada masa ketika pelatih asal Jerman itu masih menukangi raksasa Bundesliga, Borussia Dortmund.

Mengutamakan Dominasi Penguasaan Bola Di samping disiplin yang ketat, ia turut menggarisbawahi urgensi dominasi penguasaan bola sebagai ciri khas permainan yang wajib diserap oleh para pemainnya di atas rumput hijau.

"Pertama, filosofi melatih sangatlah penting bagi saya. Kedisipinan, disiplin di setiap bagian lapangan," ungkap Joksic, Kamis (23/7/2026).

"Mereka sering menyebut dengan istilah total football pada filosofi ini. Saya ingin tim saya memiliki penguasaan bola."

"Saya ingin tim saya mencetak banyak gol. Namun, saya juga ingin tim saya memiliki banyak clean sheets," lanjutnya.

"Ini berarti setiap bagian pada lapangan, tim saya harus bereaksi, di setiap bagian lapangan, tim saya harus bermain baik dan bersama-sama."

"Ini tentang semangat tim. Tingginya level ini pasti membawa kesuksesan," tutup pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Rekam Jejak Joksic di Liga Thailand Sebagai catatan, manajemen Garudayaksa FC secara resmi melabuhkan pilihannya kepada juru taktik asal Serbia ini untuk mengisi posisi pelatih kepala yang sebelumnya ditinggalkan oleh Widodo Cahyono Putro. 

Sebelum memutuskan berkarier di kancah sepak bola Indonesia, ia memiliki rekam jejak serta pengalaman panjang dengan malang melintang di kompetisi domestik Thailand sejak tahun 2010 silam. Selama meniti karier kepelatihannya di Thailand, sang pelatih pernah memegang kendali atas sejumlah kesebelasan papan atas seperti Rajpracha FC, Muangthong United, sampai dengan Uthai Thani.

Pada pengujung musim 2025-2026 lalu, ia sukses mengawal Uthai Thani bertarung di level teratas kompetisi Negeri Gajah Putih tersebut, dengan catatan memimpin tim dalam 27 pertandingan serta membukukan rerata 1,26 poin per laga.

Terkini