JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa proses revitalisasi Keraton Surakarta yang berstatus cagar budaya nasional bakal digulirkan pada tahun ini.
"Karena keraton Surakarta ini sudah menjadi cagar budaya nasional, kami mulai laksanakan pada tahun ini di bawah pelaksanaan yang sudah ditunjuk oleh pemerintah yaitu Panembahan Agung Tedjowulan," ujar Fadli dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Fadli menegaskan bahwa kendati persoalan perselisihan takhta kepemimpinan masih terjadi usai wafatnya Pakubuwono XII, pihak pemerintah tidak ragu mengambil langkah hukum bila ada pihak yang mencoba menghalangi jalannya perbaikan tersebut.
Pemerintah secara resmi telah menunjuk Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan selaku penanggung jawab pelaksana Keraton Surakarta lewat SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026.
Langkah ini mencakup penetapan Penunjukan Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Sebelumnya, Menbud Fadli Zon konsisten mendorong percepatan perbaikan keraton, museum, hingga zona kebudayaan di area Keraton Surakarta Hadiningrat, Jawa Tengah, secara perlahan dan berkesinambungan.
Menurut pemaparannya, program ini tidak sebatas pembenahan arsitektur bangunan saja, melainkan mencakup penguatan aspek sejarah, tata kelola yang profesional, serta adopsi teknologi guna mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat.
Lewat strategi itu, kompleks Keraton ditargetkan bertransformasi menjadi destinasi utama yang memadukan sektor pariwisata budaya, riwayat sejarah, keagamaan, dan sarana edukasi.
Menbud menekankan bahwa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memegang peranan krusial sebagai simpul peradaban budaya Jawa yang mengandungi nilai sejarah, tradisi, serta warisan peradaban yang panjang.
Penetapan Keraton sebagai cagar budaya peringkat nasional menuntut komitmen kolektif dalam merawat dan melestarikan warisan tersebut, sesuai amanat konstitusi untuk mengusung kebudayaan nasional di kancah global.
“Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu pusat peradaban budaya Jawa yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi budaya kelas dunia. Melalui revitalisasi yang terencana dan kolaboratif, kami ingin menghadirkan kawasan budaya yang hidup, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Fadli Zon.