Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Bertetangga Baik & Palestina

Jumat, 24 Juli 2026 | 18:24:32 WIB
Prabowo: Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Aktif dan Pro Palestina [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah kebijakan politik luar negeri Republik Indonesia di bawah kepemimpinannya tetap konsisten berpijak pada prinsip bebas aktif dengan senantiasa mengutamakan relasi persahabatan yang harmonis bersama seluruh bangsa di dunia.

 Kendati demikian, ia menekankan secara tegas bahwa komitmen dukungan penuh terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina merupakan prinsip mutlak yang sama sekali tidak dapat ditawar-tawar.

Pernyataan krusial tersebut diungkapkan oleh Prabowo ketika menyampaikan pidato resmi di dalam rangkaian acara perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang bertempat di Jakarta International Convention Center (JICC), kawasan Senayan, Jakarta, pada hari Kamis (23/7/2026).

"Saudara-saudara, kami ingin bebas aktif. Saya katakan politik luar negeri Indonesia dalam pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto adalah politik menjadi tetangga yang baik (the good neighbor policy). Kami ingin menjadi tetangga yang baik," kata Prabowo.

Berdasarkan pemaparannya, Indonesia senantiasa berkomitmen untuk merajut tali kerja sama yang baik dengan segenap kekuatan global tanpa sekat blok politik tertentu ataupun kepentingan geopolitik yang memecah belah.

"Kami baik sama semua kekuatan," ujarnya.

Kendati memegang teguh prinsip persahabatan universal tersebut, Prabowo kembali menggarisbawahi adanya batasan prinsipil yang bersifat harga mati dalam percaturan politik luar negeri Indonesia, yakni keberpihakan mutlak terhadap kemerdekaan bangsa Palestina.

"Tapi yang tidak bisa kami tawar-menawar adalah mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Bagi kami itu," tegasnya.

Di samping memaparkan landasan filosofis politik luar negeri, Prabowo turut menyoroti langkah progresif pemerintah dalam menggenjot kapabilitas pertahanan pertahanan pertahanan negara. Walau demikian, ia berpandangan bahwa esensi kekuatan utama militer Indonesia tidak semata-mata bertumpu pada canggihnya perangkat alutsista, melainkan bersumber dari kobaran semangat patriotisme rakyat dalam menjaga kedaulatan tanah air.

"Kami sekarang sedang membangun kekuatan pertahanan yang lumayan. Tapi di mana kekuatan pertahanan kami? Kekuatan pertahanan kami adalah pertahanan rakyat semesta," katanya.

Prabowo menguraikan lebih lanjut bahwa doktrin pertahanan rakyat semesta ini berakar kuat pada rasa cinta yang mendalam dari segenap elemen masyarakat terhadap nusa dan bangsa sebagai fondasi terkuat penjaga keutuhan negara.

"Pertahanan kami adalah dalam cintanya rakyat kepada negaranya. Itu kekuatan kami," ujarnya.

Ia menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa Republik Indonesia sama sekali tidak memiliki agenda ekspansif ataupun niat buruk untuk mengusik kedaulatan negara lain, namun seluruh rakyat dipastikan akan bangkit berdiri garda terdepan guna mempertahankan kehormatan bangsa apabila menghadapi ancaman nyata dari luar.

"Kami tidak mau ganggu orang lain. Tapi seluruh rakyat Indonesia akan mempertahankan kedaulatannya, akan mempertahankan kemerdekaannya, akan mempertahankan masa depannya," kata Prabowo.

Terkini