Realisasi KUR Perumahan BRI Tembus 88,3 Persen per Juli Tahun 2026

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:46:32 WIB
Ilustrasi KUR Perumahan.

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat realisasi penyaluran KUR Perumahan hingga Juli 2026 telah menembus Rp10,6 triliun, atau sekitar 88,3 persen dari total target Rp12 triliun yang dimandatkan oleh pemerintah.

Ditinjau dari jumlah unit, capaian tersebut berhasil mengamankan 77.592 unit rumah atau setara 167 persen dari target awal yang ditetapkan sebanyak 46.230 unit.

“Untuk KUR Perumahan sendiri, pencapaian BRI sudah mendekati 89 persen. Karena itu target ke depan juga akan ditingkatkan,” kata Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Dari alokasi nasional KUR Perumahan sebanyak 88.535 unit dengan plafon Rp50 triliun, porsi yang ditargetkan kepada BRI mencapai 46.230 unit atau sekitar 52,2 persen. Sementara dari sisi nilai plafon, kontribusi target BRI memegang 24 persen dari total keseluruhan.

Hery memaparkan bahwasanya KUR Perumahan merupakan program bersubsidi dengan penetapan bunga bagi nasabah sebesar 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan, sehingga nilai cicilan bulanan sangat terjangkau bagi masyarakat.

“Kalau kita lihat, pertumbuhan penyalurannya juga cukup tinggi dan saya rasa akan terus berlanjut sampai akhir tahun,” ujar Hery.

Selain fokus pada KUR Perumahan, BRI turut mempercepat penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Tercatat hingga 20 Juli 2026, realisasi FLPP yang disalurkan BRI telah menyentuh 19.075 unit.

Ditinjau secara keseluruhan dalam program pembiayaan hunian nasional, perseroan memegang mandat pembiayaan sebesar 148.535 unit atau sekitar 34,5 persen dari total target nasional yang mencapai 430.535 unit.

Manajemen menyampaikan komitmen ini menegaskan posisi perseroan sebagai mitra strategis pemerintah untuk pemerataan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan (PKP) Maruarar Sirait memberikan apresiasi khusus atas kinerja BRI yang dinilai sebagai perbankan dengan performa terbaik dalam penyaluran KUR Perumahan.

Ia menegaskan bahwa kontribusi yang diberikan BRI merupakan yang terbesar jika dibandingkan dengan lembaga perbankan lainnya di Indonesia.

“Dalam seminggu ini kami membahas soal KUR dua kali bersama Presiden. Yang pertama di Hambalang minggu lalu, yang kedua kemarin juga dilaporkan dalam taklimat oleh Menko soal KUR. Capaiannya yang paling tinggi dari semua KUR adalah KUR Perumahan, Dan KUR Perumahan yang paling tinggi itu adalah pencapaian kinerja Bank BRI,” kata Maruarar di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Terkini