ESDM Umumkan 6 Pemenang Lelang Blok Migas, Komitmen Investasi US$ 141,51 Juta

Jumat, 18 September 2026 | 16:21:00 WIB

PORTALENERGI.ID — Kementerian ESDM menetapkan enam pemenang lelang Wilayah Kerja migas Tahap I 2026 melalui Surat Keputusan Menteri ESDM No. 108.K/MG.4/DJM/2026 tertanggal 17 September 2026. Total komitmen pasti dari keenam blok itu mencapai US$ 141,51 juta, dengan bonus tanda tangan US$ 1,6 juta. PT Nations Petroleum milik Arsari Group, entitas yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, keluar sebagai salah satu pemenang.

Enam Wilayah Kerja migas yang dilelang terdiri dari dua blok penawaran langsung dan empat blok lelang reguler area studi ABT 2025. Langkah ini bagian dari upaya pemerintah membuka peluang penemuan cadangan fosil baru di dalam negeri.

Kementerian ESDM menyatakan penambahan cadangan diharapkan menopang keberlanjutan produksi minyak dan gas serta memenuhi kebutuhan energi nasional ke depan.

Siapa Saja Pemenangnya

Blok Sapukala dimenangkan Eni Indonesia Limited dengan komitmen pasti tiga tahun pertama US$ 8.000.000 dan bonus tanda tangan US$ 200.000. Blok Natuna D-Alpha jatuh ke PT Nations Petroleum dengan komitmen US$ 103.309.000 dan bonus US$ 200.000.

Sinopec International Energy Investment Holdings Limited menguasai WK Bengara II dengan komitmen US$ 16.500.000 dan bonus US$ 300.000. Dua blok lain, Pesut Mahakam dan Puri, diraih PT Timur Hijau Investama dengan komitmen masing-masing US$ 7.403.000 dan US$ 3.350.000.

Adapun WK Rupat dimenangkan Cinda Energy Limited asal Hong Kong dengan komitmen US$ 2.950.000 dan bonus tanda tangan US$ 300.000.

Natuna D-Alpha dan Jejak Arsari Group

Natuna D-Alpha menjadi blok dengan nilai komitmen terbesar, yakni US$ 103.309.000. Blok ini dimenangkan PT Nations Petroleum, perusahaan migas di bawah Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.

Kemenangan itu diperoleh lewat mekanisme penawaran langsung, bukan lelang reguler. Pemerintah berharap para pemenang merealisasikan seluruh komitmen, terutama kegiatan eksplorasi, sesuai ketentuan yang berlaku.

Tiga Blok Belum Ada Pemenang

Tiga Wilayah Kerja tidak dapat ditetapkan pemenangnya, yaitu Rombebai, Maratua II, dan Jayapura. Ketiganya akan ditawarkan kembali sebagai Wilayah Kerja Available.

Status Available membuka kesempatan bagi Badan Usaha atau Bentuk Usaha Tetap untuk ikut lagi lewat mekanisme penawaran langsung, baik dengan Studi Bersama maupun tanpa Studi Bersama. Proses tanpa Studi Bersama berjalan 30 hari kalender, sementara usulan disampaikan ke Direktorat Jenderal Migas paling lama 6 bulan sejak hasil penawaran ditetapkan.

Jadwal Lelang Tahap II 2026

Pemerintah sudah membuka lelang Tahap II 2026 untuk sejumlah blok. Untuk penawaran langsung, WK Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, dan Palu membuka akses Bid Document pada 17 September 2026 hingga 31 Oktober 2026, dengan batas pemasukan dokumen partisipasi 2 November 2026.

Lelang reguler untuk WK Leti Selatan membuka akses Bid Document 17 September 2026 sampai 14 Januari 2027.

Bagi industri hulu migas, kepastian pemenang enam blok ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tetap membuka akses eksplorasi meski sebagian wilayah belum diminati. Tiga blok yang belum laku dan jadwal Tahap II akan jadi ujian berikutnya.

Terkini