Presiden Prabowo Pesan Bangsa Indonesia Harus Kuat agar Tak Dijajah

Sabtu, 19 September 2026 | 17:37:01 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan betapa pentingnya bangsa Indonesia menjadi tangguh agar tak kembali dijajah oleh negara lain.

Hal ini disampaikannya kala hadir dalam resepsi kesyukuran satu abad Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur pada hari Sabtu.

"Karena bangsa yang tidak kuat, bangsa itu akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa lain," ucap Prabowo seperti yang dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta.

Prabowo mengimbau masyarakat untuk terus menjadikan sejarah kelam masa lalu sebagai pelajaran berharga, khususnya pengalaman panjang saat Indonesia terpuruk dalam cengkeraman penjajah.

Presiden menyebutkan bahwa para pahlawan terdahulu sudah mengorbankan jiwa serta raga demi mengusir penjajah. Oleh karena itu, perjuangan keras tersebut mutlak menjadi teladan bagi para generasi penerus.

"Kami harus berani mengakui dan kami harus belajar dari situ. Dan kami harus bertekad, jangan sekali-sekali kami akan dijajah kembali oleh siapa pun. Kami harus kuat," tuturnya.

Kepala Negara juga menjelaskan bahwa kekuatan nasional bukan cuma untuk mempertahankan kedaulatan, melainkan juga membuat Indonesia mampu memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara lain.

"Karena dengan kekuatan, kalau kami kuat, kami bisa membantu saudara-saudara kami yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain," sebut Prabowo.

Di samping menyoroti soal kekuatan, Prabowo juga mendorong para pemuda agar berani menilai kelemahan dan kekurangan diri secara terbuka demi memacu kemajuan serta pembangunan bangsa.

Tindakan evaluasi diri ini dianggap amat penting supaya semua elemen masyarakat bisa konsisten memperbaiki kelemahan internal secara objektif.

"Kami harus jujur bukan kepada orang lain, tetapi kami harus jujur kepada diri kami sendiri," kata Prabowo.

Terkini