Helvi Moraza Sebut PLUT Kulon Progo Beri Pelatihan bagi Pelaku UMKM

Helvi Moraza Sebut PLUT Kulon Progo Beri Pelatihan bagi Pelaku UMKM
Helvi Moraza Sebut PLUT Kulon Progo Beri Pelatihan bagi Pelaku UMKM

JAKARTA - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menyatakan bahwa keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kulon Progo, DIY, dapat berfungsi sebagai wadah integratif. Wadah ini menyajikan program pelatihan, bimbingan kewirausahaan, inkubasi bisnis, hingga proses mempertemukan pelaku bisnis dengan calon mitra (business matching) bagi pelaku usaha setempat.

"Kami dari Kementerian UMKM harus bisa memecahkan masalah aspek pembiayaan dan pemasaran. Untuk usaha mikro, Presiden memerintahkan agar bunga kredit setinggi-tingginya 8 persen," kata Helvi saat melakukan kunjungan kerja ke Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.

Helvi memaparkan bahwa agenda kunjungan dinas ini ditujukan guna memastikan seluruh sarana milik pemerintah telah dipergunakan secara maksimal untuk mendorong kemajuan sektor UMKM. Melalui instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat memiliki komitmen penuh dalam menyelesaikan dua problem mendasar bagi pelaku usaha, yakni kemudahan permodalan serta jangkauan pasar.

Lewat keberadaan PLUT Kulon Progo, lanjut Helvi, pihak pemerintah berikhtiar menghubungkan berbagai macam produk kreasi UMKM dengan jejaring korporasi ritel dalam negeri demi memastikan serapan pasar berjalan optimal.

Mengenai urusan permodalan, Helvi menjabarkan bahwa pemerintah sudah memformulasikan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan menggandeng bank-bank Himbara serta industri perbankan nasional. Ia menggarisbawahi bahwa pelaku usaha mikro berkesempatan mengklaim fasilitas kredit sampai Rp100 juta tanpa disertai jaminan.

"Potensi UMKM di Kulon Progo, baik kriya, fesyen, maupun kuliner, sangat luar biasa. Ini tinggal didorong agar naik kelas. Kalau usahanya sudah berkembang, otomatis fasilitas permodalan maupun akses pasar akan dibuka lebih luas lagi sesuai kebutuhan," kata Helvi.

Helvi pun turut memberikan penegasan kembali kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar senantiasa mengawal dan menjaga keberlangsungan sektor usaha kecil di daerahnya. Bila ditemukan kendala dalam proses pendampingan serta urusan legalitas perizinan, pihak Kementerian UMKM menyatakan siap menjembatani kendala tersebut.

"Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan teman-teman pelaku UMKM harus kita eratkan. Kami berharap pengusaha UMKM Kulon Progo memanfaatkan fasilitas PLUT ini dengan maksimal," katanya.

Merespons kedatangan wamen tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengutarakan rasa apresiasi yang tinggi atas hadirnya asistensi penuh dari otoritas pusat. Ia menaruh harapan besar agar jalinan kemitraan antara Kementerian UMKM dengan pemerintah daerah bisa terus dikukuhkan demi menjamin kemakmuran ekonomi masyarakat lokal.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Wamen. Dukungan ini sangat berarti bagi UMKM di Kulon Progo agar semakin maju dan naik kelas," kata Ambar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index