FPG Insurance Merugi Rp19,18 Miliar Sepanjang Tahun 2025

FPG Insurance Merugi Rp19,18 Miliar Sepanjang Tahun 2025
Ilustrasi Insurance.

JAKARTA - PT Asuransi FPG Indonesia atau FPG Insurance membukukan perolehan pendapatan jasa asuransi senilai Rp842,75 miliar sepanjang tahun 2025. Perolehan tersebut mencatatkan penurunan sebesar 8,3 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan perseroan, tercatat akumulasi beban jasa asuransi mencapai Rp597,39 miliar, sedangkan beban yang bersumber dari kontrak reasuransi yang dimiliki sebesar Rp275,19 miliar. Catatan itu membuat hasil jasa asuransi bersih berada di posisi minus Rp29,83 miliar.

Ditinjau dari ranah hasil asuransi serta investasi bersih, kinerja FPG Insurance sepanjang 2025 mengantongi Rp10,79 miliar. Angka ini mengalami terkontraksi hingga 68,2 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibanding capaian sebelumnya yang berada di level Rp33,99 miliar.

Jika dirinci, pendapatan investasi (termasuk PAYDI) tercatat senilai Rp22,14 miliar, dengan keuntungan investasi yang terealisasi maupun belum terealisasi mencapai Rp20,02 miliar. Sementara itu, beban keuangan dari kontrak asuransi sebesar Rp1,86 miliar dan pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi mencapai Rp324 juta.

Secara keseluruhan, sepanjang 2025 entitas bisnis ini mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp34,24 miliar dengan nilai beban pajak sebesar Rp15,05 miliar. Hal ini menempatkan rugi setelah pajak perseroan pada angka Rp19,18 miliar, sedangkan akumulasi rugi komprehensif mencapai Rp18,62 miliar.

Menilik struktur neraca keuangan, perusahaan yang bermarkas di Jakarta ini membukukan total aset senilai Rp1,58 triliun. Porsi aset terbesar ditopang oleh aset kontrak reasuransi sebesar Rp915,98 miliar, instrumen investasi senilai Rp489,84 miliar, serta aset kontrak asuransi sejumlah Rp94,01 miliar.

Pada sisi pasiva, komponen liabilitas dan ekuitas FPG Insurance didominasi oleh liabilitas kontrak asuransi yang menyentuh Rp905,50 miliar, akumulasi laba ditahan sebesar Rp208,15 miliar, serta liabilitas kontrak reasuransi senilai Rp320,10 miliar, sehingga total liabilitas dan ekuitas tercatat seimbang sebesar Rp1,58 triliun.

Sementara berdasarkan indikator kesehatan keuangan, FPG Insurance mencatatkan tingkat solvabilitas senilai Rp154,39 miliar atau menyusut 4,3 persen YoY. Adapun besaran Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) berada di posisi Rp75,78 miliar, dengan tingkat rasio pencapaian pada 2025 berada pada level 203,72 persen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index