JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui perpanjangan tangannya, Pertamina Foundation, berinisiatif menumbuhkan kepedulian menjaga kelestarian lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini.
Operation Director Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana menyampaikan bahwa kebiasaan merawat lingkungan tidak muncul secara instan, melainkan wajib dipupuk sejak kecil lewat tindakan sederhana sehari-hari.
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Foundation menggelar kunjungan edukatif ke dua sekolah binaannya, yaitu TK Bumi Patra I di Pondok Ranji serta TK Bumi Patra II di Cempaka Putih.
Dengan mengusung tema "Aku dan Orang Tuaku Peduli Bumi", program ini ditujukan guna menguatkan sinergi anak dan orang tua dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan secara konsisten.
Praktik yang diperkenalkan meliputi pemilahan sampah, efisiensi listrik dan air, penggunaan tempat minum dan tas kain berulang, hingga pemanfaatan fasilitas transportasi publik.
Agenda ini diikuti sebanyak 75 murid beserta 77 orang tua pendamping, yang dikemas lewat konsep interaktif "Pahlawan Cilik Penyelamat Bumi" melalui enam aktivitas utama.
"Anak-anak diajak memahami peran penting mereka sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi melalui enam kegiatan utama," jelas Gusman.
Bentuk kegiatannya mencakup edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik berbasis media visual, hingga permainan estafet memilah sampah ke dalam tiga jenis tempat sampah sesuai kategorinya.
"Senang sekali bisa ikut terlibat langsung dalam kegiatan ini bersama anak saya. Biasanya dia cuma dengar cerita soal sampah dan lingkungan dari buku, tapi hari ini dia praktik langsung memilah sampah dan bikin kerajinan dari daun kering. Semoga kegiatan seperti ini terus ada, karena selain seru, anak-anak jadi lebih paham cara menjaga lingkungan sejak kecil," ujar Ibu Upi sebagai salah satu orang tua peserta TK Bumi Patra II.
Gusman menambahkan, rangkaian program ini menjadi bagian komitmen jangka panjang yayasan dalam mengelola sekolah binaan sebagai sarana pembentuk karakter yang peduli lingkungan.
"Hari Anak Nasional menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Foundation berharap dapat membentuk kebiasaan positif pada anak sekaligus mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak dalam menerapkan pola hidup berkelanjutan.
"Kami percaya, perubahan besar untuk bumi dimulai dari kebiasaan kecil yang ditanamkan sejak anak-anak masih di bangku TK. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting untuk memastikan nilai-nilai ini terus terbawa dalam keseharian mereka," sebut Gusman.