JAKARTA - Mantan juara dunia kelas super ringan World Boxing Organization (WBO), Tim Tszyu, menargetkan laga super seusai menundukkan Errol Spence Jr. lewat kemenangan angka di Sydney Olympic Park, Australia.
"Saya benar-benar ingin mewujudkan beberapa pertarungan super," kata Tim Tszyu dalam laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Senin.
Tim meraih kemenangan angka atas Spence setelah tiga juri memberikan keunggulan skor 118-110, 117-111, dan 117-111 seusai melewati pertarungan sengit selama 12 ronde.
1. Pelajaran Penting dan Saran dari Spence
Seusai pertarungan berakhir, petinju asal Australia tersebut bahkan meminta masukan dari Spence terkait hal yang perlu ditingkatkan dari gaya bertarungnya.
Bagi Tim, pengalaman menghadapi petinju kelas dunia sekelas Spence memberikan pelajaran berharga untuk menyongsong tantangan yang lebih besar di masa mendatang.
"Dia bilang bersabarlah. Saat kau tidak terburu-buru, kau sangat berbahaya dan saat kau menunggu, kau adalah petarung yang sangat bagus dalam melakukan serangan balik dengan tangan yang cepat," katanya.
2. Peran Pelatih Baru Jeff Fenech
Meski tidak meraih kemenangan knockout (KO) sebagaimana diprediksikan banyak pihak, hasil ini menjadi debut yang mengagumkan bagi Tim di bawah arahan pelatih Jeff Fenech.
Tim mengungkapkan bahwa Jeff merupakan sosok pelatih luar biasa yang mampu memberikan energi serta arahan tepat di sudut ring.
"Saya sangat beruntung bisa bekerja sama dengan legenda seperti itu," katanya.
Kehadiran Jeff dinilai memberikan perspektif baru dalam persiapan bertanding, terutama terkait strategi mengatur tempo, membaca pergerakan lawan, hingga memilih momentum menyerang.
3. Target Laga Super dan Rekor Pertandingan
Bagi Tim, tampil dalam perhelatan sebesar itu di Australia terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan dalam upaya mengukir warisan sejarah kariernya.
"Anda bisa bertarung di berbagai panggung di seluruh dunia, tetapi untuk tampil di tempat dengan atmosfer seperti itu, dalam sejarah tinju Australia dan hal-hal yang menentukan warisan, rasanya seperti mimpi," katanya.
Kemenangan atas Spence menjadi pijakan krusial bagi Tim untuk membangun kembali reputasinya di kelas super ringan dengan rekor 30 kemenangan (18 KO) dan 3 kekalahan.