JAKARTA - Anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), yaitu PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), menegaskan bahwa penanaman modal di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merupakan bagian dari langkah kemitraan strategis jangka panjang.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan, memaparkan bahwa langkah investasi tersebut berfokus pada pengoptimalan potensi sinergi sekaligus pembentukan nilai tambah bagi Telkomsel.
"Kami sampaikan bahwa investasi Telkomsel di GOTO merupakan bagian dari kemitraan strategis jangka panjang yang berfokus pada optimalisasi potensi sinergi dan penciptaan nilai bagi Telkomsel. Pergerakan saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak merepresentasikan manfaat strategis dari kemitraan tersebut," ujar Daru dalam konferensi pers Public Expose Live 2026 di Jakarta, Senin.
Merujuk pada catatan per 31 Agustus 2026, Telkomsel menguasai hingga 23,72 miliar lembar saham GOTO atau setara 1,99 persen dari keseluruhan saham yang beredar, di mana harga saham GOTO saat ini berada pada posisi Rp50 per lembar saham.
Daru memastikan bahwa Telkomsel akan senantiasa meninjau performa investasi beserta realisasi sinergi secara konsisten demi menjamin investasi tersebut tetap memberi kontribusi positif bagi perseroan.
"Ke depan, Telkomsel akan terus melakukan evaluasi secara disiplin terhadap kinerja investasi dan realisasi sinergi. Setiap keputusan terkait investasi akan diambil secara prudent berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip data kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku," ujarnya.
Dengan begitu, pihak Telkom menilai nilai tambah investasi Telkomsel pada GOTO tak sekadar diukur dari dinamika harga saham, melainkan juga dari potensi kolaborasi serta nilai jangka panjang yang dihasilkan lewat kemitraan kedua entitas tersebut.
Untuk diketahui, pergerakan saham GOTO berada di posisi Rp50 per lembar saham sejak 5 Mei 2026, sementara Telkomsel mulai membenamkan modal pada saham GOTO dengan harga konversi berkisar Rp270 per lembar saham.