Sunindo Pratama Dapatkan Tender Wellhead Component Pertamina Hulu Rokan

Senin, 20 Juli 2026 | 02:59:13 WIB
Ilustrasi Pekerja PT Sunindo Pratama Tbk.

JAKARTA — PT Sunindo Pratama Tbk. (SUNI) berhasil memenangkan tender pengadaan material Wellhead Component Sub Paket A yang diadakan oleh PT Pertamina Hulu Rokan dengan nilai kontrak maksimal mencapai Rp62,55 miliar.

Direktur SUNI Freddy Soejandy menyampaikan bahwa perseroan secara resmi ditetapkan sebagai pemenang tender pada Senin (20/7/2026) lewat Penunjukan Pemenang Tender Nomor 0026/LONI/2026 atas kontrak Nomor GPHR00571A untuk pengadaan material Wellhead Component Sub Paket A PT Pertamina Hulu Rokan.

"Nilai kontrak tersebut tidak melebihi Rp62,55 miliar. Masa berlaku kontrak 20 Agustus 2026 sampai dengan 19 Agustus 2028," ujar Freddy dalam keterbukaan informasi, Senin (20/7/2026).

Freddy berharap keberhasilan raihan tender ini mampu memberi dampak positif bagi aktivitas operasional perusahaan melalui penambahan pengerjaan proyek baru.

Kesepakatan kontrak ini juga memiliki potensi untuk mendorong peningkatan pendapatan serta profitabilitas SUNI dari 2026 hingga 2028.

Di samping itu, kemenangan tender tersebut diharapkan dapat memperkokoh posisi perseroan dalam meraih berbagai peluang proyek mendatang, khususnya pada sektor hulu migas.

Sebelumnya, SUNI juga memenangkan tender pengadaan COO Casing 13-3/8 Grade K55 (PHSS) milik PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dengan nilai penawaran sebesar Rp129,88 miliar.

Keputusan pemenang tender tersebut diumumkan pada 14 Januari 2025 melalui penetapan Nomor GA04025005A/I/2025/S-02.

Pada saat itu, Freddy menyebutkan bahwa kontrak tersebut diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan laba usaha perseroan sepanjang 2025 sampai 2026.

Di pasar saham, pergerakan saham SUNI terpantau melonjak 7,44% atau naik 45 poin ke level Rp650 per lembar saham pada penutupan perdagangan Senin (20/7/2026).

Meskipun demikian, jika dihitung sepanjang tahun berjalan 2026, pergerakan saham SUNI masih mencatatkan koreksi sebesar 22,16%.

Terkini