JAKARTA - Juru taktik anyar Milos Joksic membeberkan filosofi yang bakal ia terapkan saat menukangi klub promosi BRI Super League Garudayaksa FC demi mengarungi persaingan musim 2026/2027.
Mengutip unggahan akun Instagram resmi klub, Kamis (23/7/2026), Joksic menegaskan bahwa disiplin menjadi pilar paling krusial dalam filosofi kepelatihannya.
"Pertama, filosofi melatih sangatlah penting bagi saya. Kedisipinan, disiplin di setiap bagian lapangan," ungkap Joksic.
Joksic menerangkan filosofi itu ia serap sewaktu menempuh lisensi UEFA Pro dan menimba ilmu dari pelatih papan atas Eropa Jurgen Klopp ketika masih membesut Borussia Dortmund.
Di samping masalah kedisiplinan, Joksic turut menyebut dominasi penguasaan bola juga menjadi bagian mendasar dari filosofi yang ia tanamkan kepada para pemainnya.
"Mereka sering menyebut dengan istilah total football pada filosofi ini. Saya ingin tim saya memiliki penguasaan bola. Saya ingin tim saya mencetak banyak gol. Namun, saya juga ingin tim saya memiliki banyak clean sheets," jelas Joksic.
"Ini berarti setiap bagian pada lapangan, tim saya harus bereaksi, di setiap bagian lapangan, tim saya harus bermain baik dan bersama-sama. Ini tentang semangat tim. Tingginya level ini pasti membawa kesuksesan," tambah dia.
Milos Joksic sebelumnya resmi diperkenalkan sebagai juru taktik baru Garudayaksa FC guna menghadapi kompetisi musim 2026/2027, mengantikan peranan yang ditinggalkan oleh Widodo C. Putro.
Ia sendiri merupakan arsitek tim yang sudah mengecap pengalaman panjang di Liga Thailand sejak 2010 dengan pernah menahkodai sejumlah tim seperti Rajpracha FC, Muangthong United, hingga Uthai Thani.
Pada musim 2025/2026, juru taktik berpaspor Serbia ini memimpin Uthai Thani di kasta tertinggi Liga Thailand dan mencatatkan total 27 laga dengan raihan rata-rata 1,26 poin per pertandingan.