LG UltraGear 25G590B, Monitor Gaming 1.000 Hz Pertama di Dunia

Kamis, 17 September 2026 | 21:22:00 WIB

PORTALENERGI.ID — LG merilis UltraGear 25G590B, monitor gaming pertama yang mampu menembus refresh rate 1.000 Hz pada resolusi 1080p penuh. Layar 25 inci ini dijual USD 999 di Amerika Serikat dan GBP 899 di Inggris, menyasar segmen sempit para pemain esports profesional yang mengejar latensi minimum. Klaim kecepatannya mengesankan, tapi ada sejumlah syarat teknis yang harus dipenuhi sebelum angka 1.000 Hz itu benar-benar terasa.

Spesifikasi utama monitor ini memang terpusat pada satu hal: kecepatan. Panel IPS 25 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 itu menawarkan refresh rate 1.000 Hz, dan bisa naik hingga 1.100 Hz lewat mode overclock. Tingkat kecerahan berada di 400 nits dengan rasio kontras 1.000:1.

Untuk urusan HDR, LG hanya menyematkan sertifikasi DisplayHDR 400. Artinya, panel ini mampu membaca sinyal HDR, tetapi tidak benar-benar bisa menampilkan visual HDR secara optimal. Hal serupa berlaku pada hampir semua monitor gaming di kelasnya.

Bukan soal ketajaman, tapi soal latensi

Monitor ini tidak dirancang untuk mereka yang mengutamakan ketajaman gambar atau pencahayaan per piksel ala OLED. Fokus utamanya adalah latensi. LG mencantumkan waktu respons 1 ms untuk transisi grey-to-grey, angka yang terbilang cepat untuk panel IPS.

Meski begitu, 1 ms bukan yang tercepat di pasaran. Ada monitor berbasis LCD dengan respons 0,5 ms, sementara panel OLED rata-rata mencatat 0,03 ms. Industri monitor juga tidak punya standar baku yang disepakati untuk pengukuran waktu respons, sehingga angka-angka itu hanya bisa dijadikan panduan kasar.

Konektivitas dan syarat GPU yang tidak ringan

Untuk mencapai 1.000 Hz, pengguna wajib memakai antarmuka DisplayPort. Dua port HDMI yang tersedia tidak mampu mengantarkan refresh rate setinggi itu. DisplayPort 1.4 pun hanya sanggup 850 Hz pada 1080p, jadi standar DisplayPort 2.1 menjadi keharusan.

Konsekuensinya, monitor ini menuntut GPU generasi terbaru. Dari kubu AMD, kartu grafis Radeon RX 7000 series (2022 ke atas) sudah mendukung. Dari sisi Nvidia, hanya chip RTX 50-series terbaru yang memenuhi syarat.

Fitur pendukung lain mencakup dukungan FreeSync dan G-Sync, teknologi Motion Blur Reduction, serta pencahayaan RGB yang bisa diatur di bagian belakang bodi. Casing-nya berbahan plastik abu-abu gelap dengan bezel cukup tebal, tapi tersedia penyesuaian tilt, tinggi, swivel, dan pivot.

Masalah klasik: 1.000 Hz butuh 1.000 fps

Soal pengalaman bermain, tantangannya bukan pada monitor, melainkan pada kemampuan komputer menghasilkan frame. Untuk memanfaatkan refresh 1.000 Hz secara penuh, sebuah game harus berjalan di 1.000 fps. Itu jauh dari mudah.

Di Counter-Strike 2, CPU menjadi penghambat sebelum angka itu tercapai. AMD Ryzen 7 9800X3D, salah satu prosesor tercepat dengan clock standar, hanya mampu sekitar 600 fps pada pengaturan medium 1080p. Ada memang yang pernah menembus 1.300 fps, tapi itu memakai Intel Core i9 yang di-overclock hingga 8 GHz dengan pendingin nitrogen cair.

Valorant memberi hasil lebih baik, sekitar 500 hingga 800 fps tergantung keramaian di layar. Tetap saja belum menyentuh 1.000 fps. Penggunaan monitor ini lantas memunculkan pertanyaan soal konfigurasi periferal dan sistem, mulai dari polling rate mouse hingga fitur Nvidia Reflex.

Kesan bermain dan harga yang bikin berpikir

Kesan pertama saat mencoba gaming di refresh rate setinggi ini tidak serta-merta membuat kaget. Secara subjektif, tampilannya tidak jauh lebih tajam atau lebih responsif dibanding panel 480 Hz. Namun ada perbedaan halus yang makin terasa seiring waktu pemakaian.

Yang paling terasa justru latensi. Respons yang begitu cepat membuat pemain seperti tersambung langsung ke mesin game. Setelah terbiasa dengan monitor yang mampu mengimbangi 700 hingga 900 fps, kembali ke panel 360 Hz terasa seperti langkah mundur.

Untuk penggunaan selain gaming, monitor ini jelas bukan pilihan ideal. Layar 1080p 25 inci kini terasa kecil dan pikselnya mudah terlihat, terutama dibandingkan monitor 27 inci 1440p OLED yang harganya tidak jauh berbeda. Di rentang harga USD 999, pilihan monitor lain sangat banyak.

Monitor 25 inci 1080p IPS dengan refresh rate tinggi bisa didapat mulai sekitar USD 100. Ada pula model Alienware dengan refresh 320 Hz seharga USD 199. Biaya tambahan pada LG UltraGear 25G590B sebagian besar adalah "pajak" untuk berada di garis terdepan urusan refresh rate.

Bagi pemain esports profesional, konteks pasar monitor memang tidak terlalu relevan. Bagi pengguna umum, ada banyak opsi dengan nilai lebih baik di harga yang sama.

Terkini