Nawaf Obaid: Arab Saudi Siapkan Serangan Besar-besaran ke Houthi

Minggu, 20 September 2026 | 14:33:00 WIB
Nawaf Obaid: Arab Saudi Siapkan Serangan Besar-besaran ke Houthi

PORTALENERGI.ID — Nawaf Obaid, peneliti senior di King's College London, menyatakan Arab Saudi dan sekutunya tengah menyusun respons militer terkoordinasi terhadap serangan Houthi terbaru. Menurutnya, operasi itu akan digelar serentak di darat, laut, dan udara dengan dukungan Turki serta Mesir.

Pernyataan itu disampaikan Obaid dalam wawancara dengan Al Jazeera. Ia menilai persiapan koalisi memakan waktu karena kampanye intensitas tinggi yang melibatkan banyak kekuatan bisa dengan mudah lepas kendali.

Obaid merupakan mantan penasihat pemerintah Saudi. Ia kini menjadi peneliti senior di King's College London.

Serangan Darat, Laut, dan Udara Disiapkan Serentak

Obaid menyebut respons militer terhadap Houthi akan dilakukan secara berurutan. Menurutnya, operasi itu akan menjadi besar-besaran dan digabungkan menjadi satu.

"Ini akan dilakukan secara berurutan. Ini akan menjadi besar-besaran. Ini akan digabungkan menjadi satu, dan akan terjadi di darat, laut dan udara," kata Obaid.

Ia juga menyatakan ada koalisi yang bersatu mengatasi ancaman terkait cara merespons tepat apa yang dilakukan Houthi. Pernyataan itu disampaikan Obaid kepada Al Jazeera.

Turki dan Mesir Pindahkan Sistem Persenjataan ke Saudi

Menurut Obaid, sejumlah negara sudah mulai memindahkan sistem persenjataan ke Arab Saudi. Jet tempur juga dikerahkan ke Laut Merah.

Obaid mengidentifikasi Turki sebagai peserta utama dalam persiapan itu. Mesir disebutnya sebagai mitra potensial dengan peran operasional yang lebih terbatas.

Pasukan tambahan juga ditempatkan di sepanjang perbatasan Saudi-Yaman. Penempatan itu bagian dari persiapan menghadapi eskalasi dengan Houthi.

Permintaan Bantuan AS Fokus pada Intelijen dan Penargetan

Obaid menyebut Arab Saudi sedang mempersiapkan kampanye udara besar-besaran yang berurutan dan berkelanjutan melawan Houthi. Permintaan bantuan mereka kepada Amerika Serikat difokuskan pada intelijen dan dukungan penargetan.

Ia menilai citra Arab Saudi yang tampak sendirian menghadapi Houthi menyesatkan. Menurut Obaid, jika ditelusuri lebih dalam, gambarannya akan sangat berbeda.

"Bagi mata yang tidak terlatih… sepertinya mereka sendirian," katanya. "Tetapi jika Anda benar-benar mendalami apa yang terjadi di lapangan, gambarannya akan sangat berbeda."

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Arab Saudi, Turki, maupun Mesir soal rincian operasi yang disebut Obaid. Perkembangan situasi di perbatasan Saudi-Yaman dan Laut Merah masih ditunggu.

Terkini