Langkah Kemenpar Dorong Indonesia Jadi Destinasi Konser Global

Langkah Kemenpar Dorong Indonesia Jadi Destinasi Konser Global
Wisata Musik

JAKARTA — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata terus memacu penguatan ekosistem wisata musik agar makin berkualitas serta berdaya saing global.

Juru Bicara Kemenpar Nia Niscaya menegaskan konser internasional tidak cuma hiburan, tapi juga penggerak roda ekonomi dan penopang citra bangsa.

Indonesia dinilai mengantongi modal kuat berupa jumlah penduduk besar, minat hiburan yang tinggi, serta lonjakan angka kunjungan wisatawan mancanegara.

Letak geografis di Asia Tenggara juga memosisikan Indonesia sebagai pusat magnet penonton dari negara tetangga hingga kawasan Asia Timur dan Australia.

"Upaya ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum, melindungi hak para pencipta, serta mendukung pengembangan industri musik sebagai bagian dari ekosistem pariwisata dan event yang berkualitas," ucap Nia.

Guna mendukung ekosistem ini, pemerintah mendorong pengembangan paket wisata konser terpadu yang menyatukan tiket, akomodasi, serta transportasi.

Selain itu, digitalisasi perizinan satu pintu dan transparansi biaya operasional terus ditingkatkan demi memberi kepastian bagi para promotor.

Lewat program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebanyak 39 agenda daerah telah sukses terlaksana hingga akhir Juni lalu.

Penyelenggaraan 28 event KEN yang telah selesai dievaluasi berhasil menyerap 2,46 juta pengunjung dengan perputaran uang mencapai Rp196,97 miliar.

Sementara itu, kajian terhadap 17 event nasional dan 8 event internasional periode Januari-Juni 2026 mencatatkan estimasi perputaran uang Rp661,15 miliar.

Sepanjang tahun 2026, Kemenpar memberi dukungan penuh pada 45 event nasional serta 94 event internasional dengan target 1,2 juta pengunjung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index