Kinerja IFG Life Positif dengan Perolehan Laba Rp155,97 Miliar

Kinerja IFG Life Positif dengan Perolehan Laba Rp155,97 Miliar
IFG Life.

JAKARTA - PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life mencatatkan kinerja laba setelah pajak sebesar Rp155,97 miliar sepanjang tahun 2025. Perolehan ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 228,4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perolehan hasil jasa asuransi bersih pada 2025 tercatat mengalami koreksi sebesar 84,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp92,76 miliar.

Rinciannya menunjukkan bahwa pendapatan jasa asuransi perseroan menyentuh Rp1,89 triliun, beban jasa asuransi sebesar Rp1,79 triliun, serta beban dari kontrak reasuransi yang dimiliki berada di angka Rp5,4 miliar.

Sementara itu, akumulasi hasil asuransi dan investasi bersih yang dikantongi oleh IFG Life berhasil berada di level Rp495,72 miliar.

Secara lebih mendalam, pendapatan investasi (termasuk PAYDI) tercatat senilai Rp1,94 triliun, beban investasi (termasuk PAYDI) sebesar Rp2,02 miliar, dan keuntungan investasi yang terealisasi maupun belum terealisasi mencapai Rp140,3 miliar.

Di sisi lain, beban keuangan dari kontrak asuransi terealisasi sebesar Rp1,68 triliun, sedangkan pendapatan keuangan dari kontrak reasuransi tercatat sebesar Rp31 juta.

Melalui rentetan catatan operasional tersebut, perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp150,24 miliar dengan beban pajak Rp5,73 miliar, sehingga menghasilkan laba bersih setelah pajak Rp155,97 miliar dan laba komprehensif Rp280,25 miliar.

Pada struktur laporan posisi keuangan, entitas asuransi jiwa anggota Indonesia Financial Group (IFG) ini mengelola total aset senilai Rp31,74 triliun per akhir 2025, atau menyusut 6,4 persen YoY.

Aset perseroan paling dominan ditempatkan pada instrumen investasi senilai Rp28,08 triliun, diikuti kas dan setara kas sebesar Rp2 triliun, serta pos aset lainnya yang mencapai Rp1,43 triliun.

Pada sisi pasiva, porsi liabilitas dan ekuitas terutama bersumber dari liabilitas kontrak asuransi senilai Rp24,92 triliun, modal disetor sebesar Rp7,42 triliun, serta liabilitas kontrak PAYDI sebesar Rp200 miliar, sehingga total pasiva tercatat Rp31,74 triliun.

Ditinjau dari indikator kesehatan keuangan, IFG Life mencatatkan tingkat solvabilitas senilai Rp4,14 triliun, adapun nilai Modal Minimum Berbasis Risiko (MMBR) sebesar Rp2,30 triliun dengan rasio pencapaian solvabilitas mencapai 180,16 persen.

Sebagai informasi, komposisi kepemilikan saham IFG Life saat ini sebesar 99,9999972 persen dikuasai oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dan 0,0000028 persen dimiliki oleh PT Bahana Kapital Investa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index