Pemerintah Cek Lahan untuk Pembangunan Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:53:02 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah saat ini masih memeriksa lahan yang diproyeksikan sebagai lokasi pembangunan Universitas Republik Indonesia (URI).

"Ditunggu pembangunannya, masih dicek lahannya," kata Prasetyo singkat saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.

Prasetyo sebelumnya menjelaskan bahwa URI dirancang guna mencetak calon pemimpin bangsa dengan mengadopsi model lembaga pendidikan kepemimpinan yang diterapkan di beberapa negara.

Menurut penjelasannya, berbagai negara di dunia mempunyai lembaga pendidikan khusus yang bertugas menempa calon-calon pemimpin untuk mengisi jabatan strategis di jajaran pemerintahan.

Ia memberikan contoh Prancis yang memiliki École nationale d'administration (ENA), yang saat ini bertransformasi menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai wadah pendidikan bagi calon pejabat publik.

"Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7).

Melalui skema pembelajaran yang sejenis, pemerintah berharap para calon pemimpin di tanah air memiliki kecakapan teknis sekaligus pemahaman kebangsaan yang solid.

Pada Rabu (22/7) sore, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta.

Dalam sesi jumpa pers, Donny memaparkan bahwa pendirian URI menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia demi melahirkan para pemimpin masa depan.

Terkini