KAI Sumut Serap 2.289.400 Liter BBM Bersubsidi Hingga Agustus 2026

Rabu, 16 September 2026 | 22:53:31 WIB
Ilustrasi Petugas sedang mengisi BBM ke salah satu lokomotif di Stasiun Medan.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebanyak 2.289.400 liter untuk operasional layanan kereta api penumpang sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Pemanfaatan BBM bersubsidi ini merupakan bagian dari komitmen penyediaan sarana transportasi publik massal yang efisien, hemat, dan terjangkau melalui skema Public Service Obligation (PSO).

Manajer Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Rabu, mengungkapkan bahwa moda transportasi kereta api memiliki tingkat efisiensi pemakaian energi yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan angkutan darat perseorangan.

“Dalam setiap perjalanan, kereta dapat mengangkut ratusan hingga ribuan penumpang sekaligus, sehingga kebutuhan energi untuk mobilitas per orang berpotensi jauh lebih efisien dibandingkan apabila perjalanan yang sama dilakukan menggunakan kendaraan pribadi secara individual,” ujar Anwar.

Anwar menerangkan bahwa sepanjang periode Januari sampai Agustus 2026, operasional KA PSO di lingkup Divre I Sumatera Utara telah melayani 1.288.858 pelanggan lewat 3.402 perjalanan kereta api bersubsidi.

Layanan tersebut mencakup KA Putri Deli rute Medan–Tanjungbalai PP, KA Siantar Ekspres rute Medan–Siantar PP, serta KA Datuk Belambangan rute Tebing Tinggi–Lalang PP.

Jika total 1.288.858 penumpang tersebut diandaikan beralih ke kendaraan pribadi dengan estimasi muatan empat orang per mobil, setidaknya diperlukan 322.215 unit kendaraan untuk mengangkut seluruh pengguna jasa tersebut.

"Jumlah perjalanan yang lebih sedikit tentu menggunakan bahan bakar yang juga lebih efisien. Keputusan masyarakat memilih menggunakan kereta api menghasilkan efek berantai, mulai dari mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, mengurangi kebutuhan BBM, sekaligus mendukung mobilitas yang lebih efisien," katanya.

Di samping efisiensi pemakaian energi, KAI Divre I Sumatera Utara juga menunjukkan konsistensi dalam menerapkan energi ramah lingkungan. Dari keseluruhan 2.289.400 liter BBM yang dipakai sepanjang Januari-Agustus 2026, sebanyak 535.004 liter di antaranya berupa BBM jenis Biosolar B50.

Terhitung sejak 5 Juli 2026, KAI Divre I Sumatera Utara sudah secara penuh mengimplementasikan penggunaan Biosolar B50 untuk seluruh armadanya.

Anwar menegaskan bahwa KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen terus menjaga keandalan operasional, faktor keselamatan, serta mutu pelayanan agar kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

"Pilihan masyarakat untuk menggunakan kereta api turut mendukung pemerintah dalam mengurangi kepadatan di jalan raya serta mendorong penggunaan BBM bersubsidi secara lebih efisien dan tepat sasaran. KAI Divre I Sumatera Utara akan terus memastikan keberlangsungan layanan angkutan massal yang aman, andal, ramah lingkungan dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara," katanya.

Terkini